GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Asesmen Tahap I Dikdasmen, Majelis Masyayikh Perkuat Kolaborasi Peningkatan Mutu Pendidikan Pesantren

Pelaksanaan Asesmen Penjaminan Mutu Pendidikan Pesantren Jenjang Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Tahap I tahun 2025 menandai babak baru dalam penguatan mutu pendidikan pesantren.
Senin, 17 November 2025 - 07:50 WIB
Pelaksanaan Asesmen Penjaminan Mutu Pendidikan Pesantren Jenjang Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Tahap I tahun 2025 menandai babak baru dalam penguatan mutu pendidikan pesantren.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Pelaksanaan Asesmen Penjaminan Mutu Pendidikan Pesantren Jenjang Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Tahap I tahun 2025 menandai babak baru dalam penguatan mutu pendidikan pesantren. Majelis Masyayikh mengembangkan pendekatan asesmen dengan menempatkan pesantren sebagai mitra dalam membangun ekosistem mutu yang berkelanjutan, bukan sekadar objek evaluasi.

Asesmen Dikdasmen tahap I yang berlangsung pada 23 Oktober–24 November 2025 ini melibatkan 38 satuan pendidikan dari tiga jenis penyelenggaraan, yakni Muadalah Salafiyah, Muadalah Mu’allimin, dan Pendidikan Diniyah Formal. Kegiatan dilakukan di 14 provinsi, termasuk Aceh, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Riau, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, dan Sumatera Utara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pendekatan Kolaboratif dalam Asesmen

Ketua Majelis Masyayikh, KH. Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin), menyampaikan bahwa asesmen difokuskan pada upaya membangun pola kolaborasi antara pesantren dan asesor. Pendekatan tersebut menekankan dialog, pendampingan, dan pembacaan mendalam terhadap kondisi riil satuan pendidikan.

“Asesmen kami arahkan sebagai ruang kolaboratif untuk memperkuat mutu pendidikan. Pesantren didorong untuk melihat dirinya sendiri secara lebih jujur dan komprehensif. Sementara asesor hadir bukan untuk menghakimi, melainkan memberikan perspektif luar yang objektif dan berbasis standar mutu” ujar Gus Rozin.

Ia menambahkan bahwa strategi tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan penguatan mutu tetap sejalan dengan karakter dan tradisi pesantren yang beragam.

Fokus pada Pemetaan Kapasitas Pesantren

Melalui asesmen Dikdasmen tahap I ini, Majelis Masyayikh menekankan pentingnya pemetaan kapasitas awal setiap satuan pendidikan. Pemetaan tersebut diperlukan untuk menyusun rekomendasi peningkatan mutu yang realistis dan sesuai kebutuhan.

Anggota Divisi Dikdasmen Majelis Masyayikh Prof. Dr. KH. Abd. A'la Basyir, M.Ag. menjelaskan bahwa asesmen tidak hanya memeriksa pemenuhan standar, tetapi juga mengidentifikasi aspek-aspek yang memerlukan penguatan.

“Rangkaian asesmen ini memberikan gambaran menyeluruh tentang kesiapan mutu pesantren. Rekomendasi yang dihasilkan harus dapat menjadi panduan bagi pesantren untuk meningkatkan kapasitasnya secara bertahap dan berkelanjutan,” terang A'la.

Pelaksanaan Asesmen Penjaminan Mutu Pendidikan Pesantren Jenjang Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Tahap I tahun 2025 menandai babak baru dalam penguatan mutu pendidikan pesantren.
Pelaksanaan Asesmen Penjaminan Mutu Pendidikan Pesantren Jenjang Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Tahap I tahun 2025 menandai babak baru dalam penguatan mutu pendidikan pesantren.
Sumber :
  • Istimewa

 

Pengalaman Pesantren dalam Asesmen

Sejumlah pesantren yang terlibat dalam asesmen tahap pertama menilai bahwa pendekatan Majelis Masyayikh membantu mereka memahami mutu pendidikan secara lebih komprehensif.

Salah satunya, Mudir Pendidikan Salafiyah Musthafawiyah Mandailing Natal, Syamsul Bahri, menyebut asesmen sebagai kesempatan memperluas pemahaman tentang standar pendidikan pesantren.

“Pendekatan asesor sangat membantu. Kami merasa ditemani dalam melihat apa yang sudah berjalan baik dan apa yang perlu ditingkatkan. Asesmen ini menjadi ruang belajar bersama,” ujarnya.

Penguatan Ekosistem Mutu Pendidikan Pesantren

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaksanaan Asesmen Penjaminan Mutu Tahap I diharapkan menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem mutu pendidikan pesantren yang lebih solid. Majelis Masyayikh menegaskan bahwa proses ini tidak berhenti pada penilaian, tetapi diarahkan pada pembentukan pola peningkatan mutu yang sistematis dan berbasis tradisi.

Dengan model asesmen yang bersifat dialogis dan konsultatif, Majelis Masyayikh berharap pendidikan pesantren jenjang Dikdasmen semakin siap beradaptasi dengan kebutuhan zaman tanpa kehilangan akar tradisi keilmuannya.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah akui jarang mendampingi sang istri, Tika Mega Lestari, saat dirawat di rumah sakit. Ia ungkap alasan mengapa tak bisa selalu hadir.
Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Adu mulut tidak langsung antara pelatih Alvaro Arbeloa dan juru taktik Barcelona, Hansi Flick, menjadi sorotan usai kekalahan telak Blaugrana 0-4 dari Atletico Madrid di semifinal Copa del Rey.
PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

23 kesepakatan yang diteken PF dan UPER ini melibatkan unsur pemerintah, perguruan tinggi, industri, hingga komunitas sebagai bagian dari penguatan kolaborasi lintas sektor.

Trending

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

Elkan Baggott kembali starter bersama Ipswich Town. Comeback ini jadi kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelang FIFA Series 2026 di SUGBK
FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

Tiga pemain keturunan dikabarkan sudah mendapat ACC FIFA untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia. Salah satunya kiper yang berpotensi jadi pesaing Paes dan Audero
Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Penampilan gemilang Adi Satryo bersama Arema FC di hadapan John Herdman membuka peluang kembali ke Timnas Indonesia. Akankah posisi Maarten Paes terancam?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT