News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gawat! Layanan Puskesmas Surabaya Kena Semprot DPRD

Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya, Imam Syafii, melontarkan kritik keras terhadap kualitas layanan di 63 Puskesmas se-Kota Surabaya.
Rabu, 5 November 2025 - 17:16 WIB
Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya, Imam Syafii.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya, Imam Syafii, melontarkan kritik keras terhadap kualitas layanan di 63 Puskesmas se-Kota Surabaya. Sorotan tajam itu muncul setelah rapat kerja yang mengevaluasi pengelolaan anggaran dan pelayanan kesehatan.

Menurut Imam Syafii, pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat Puskesmas dinilai masih belum maksimal karena terkendala oleh kekurangan tenaga medis yang parah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kekurangan Nakes dan Dana Mengendap
Data yang dimiliki Komisi D menyebutkan bahwa Kota Pahlawan saat ini masih kekurangan sekitar 50 dokter dan 80 perawat di berbagai Puskesmas.

"Kekurangan tenaga kesehatan ini tentu saja mempengaruhi langsung kualitas pelayanan kepada warga," tegas Imam.

Lebih mencengangkan, dewan juga menemukan bahwa sebagian besar Puskesmas yang berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) memiliki dana simpanan atau "tabungan" yang cukup besar.

"Ada Puskesmas yang tabungannya mencapai ratusan juta, bahkan ada yang punya simpanan hingga Rp 2 miliar," ungkapnya.

Ironisnya, dana mengendap ini tidak dimanfaatkan secara optimal untuk menutupi kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM) dan perbaikan fasilitas. Padahal, status BLUD seharusnya membuat Puskesmas lebih mandiri.

"Kami mendorong supaya ini karena statusnya BLUD, uang simpanan yang ada di situ bisa dipakai untuk sementara waktu meng-hire tenaga medis tambahan. Tidak semua harus menunggu APBD," kata Imam.

tvonenews

Alur BPJS Gratis Bikin Warga Bingung
Tak hanya soal SDM dan anggaran, Komisi D juga menyoroti masalah teknis yang kerap membuat warga kebingungan, yaitu minimnya informasi terkait prosedur layanan BPJS gratis.

Banyak Puskesmas belum menempelkan alur pelayanan BPJS gratis di ruang tunggu atau loket.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Harus ada petunjuk jelas di ruang tunggu atau loket. Jadi warga tahu bagaimana prosedur aktifasi atau penonaktifan BPJS tanpa harus bingung tanya sana-sini," tegas politisi tersebut.

Komisi D memastikan akan terus melakukan pengawasan ketat terhadap kinerja Puskesmas, khususnya dalam pemanfaatan dana simpanan BLUD demi memastikan pelayanan dasar kepada masyarakat benar-benar meningkat.(chm)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral