News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rahasia di Balik Cita Rasa Nusantara, Dari Sabang sampai Merauke, Kuliner Indonesia Diprediksi Jadi Pusat Gastronomi Asia

Kuliner Indonesia, rendang, sambal, dan rempah Nusantara punya potensi bersaing di kancah gastronomi dunia. Cita rasa kuliner Nusantara yang kaya akan rempah
Senin, 13 Oktober 2025 - 23:03 WIB
Ilustrsasi Rendang
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Indonesia dikenal sebagai surga kuliner yang kaya rasa dan penuh karakter. Dari Sabang hingga Merauke, setiap daerah memiliki kekhasan cita rasa yang sulit ditandingi. Salah satu yang paling dikenal adalah rendang, hidangan khas Minangkabau yang pernah dinobatkan oleh CNN International sebagai makanan terenak di dunia (CNN, 2021). 

Tak hanya rendang, sambal dan hidangan pedas Nusantara kini mulai digemari oleh masyarakat Barat yang tertarik pada sensasi rempah dan bumbu autentik Indonesia. Potensi besar inilah yang dinilai mampu membawa kuliner Indonesia bersaing di industri gastronomi global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Cita rasa kuliner Nusantara yang kaya akan rempah, tekstur, dan filosofi budaya, telah menarik perhatian banyak chef internasional. Misalnya, penggunaan rempah seperti vanila, pala, cengkih, dan kayu manis, yang berasal dari tanah Indonesia, telah menjadi bahan utama dalam berbagai hidangan kelas dunia. 

Fenomena meningkatnya popularitas kuliner Asia, termasuk makanan pedas Indonesia, menunjukkan adanya peluang emas untuk memperkenalkan “rasa asli Indonesia” di pasar internasional. 

Dengan dukungan promosi yang tepat, edukasi kuliner, serta inovasi dalam pengemasan dan branding, kuliner Indonesia berpotensi menjadi ikon gastronomi Asia di masa depan.

Hal tersebut juga diamini oleh Ray Johnson, alumni Le Cordon Bleu, institusi kuliner ternama dunia yang berdiri sejak 1895. Ia menyebut bahwa industri kuliner Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing secara global. 

“Banyak bahan kuliner Indonesia yang bisa diolah dari hasil bumi kita seperti vanila, cokelat, dan rempah-rempah. Yang penting, kalau kita mau go global, tunjukkan kuliner khas Indonesia di luar negeri seperti rasa pedas yang kini disukai masyarakat Eropa dan Amerika,” ujarnya dalam perayaan hari jadi ke-130 Le Cordon Bleu di Jakarta. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kuliner Indonesia seperti “permata tersembunyi” dengan cita rasa luar biasa dari Sabang sampai Merauke yang perlu diasah agar semakin bersinar di mata dunia. Tantangan utama bukan pada kualitas rasa, melainkan pada cara memperkenalkan kuliner Indonesia agar dikenal masyarakat dunia. 

Hal itu juga selaras dengan pentingnya edukasi dan pemberdayaan UMKM kuliner melalui media sosial, strategi packaging, dan branding yang menarik. “UMKM kuliner kita perlu diedukasi agar bisa terekspos di luar negeri. Hal-hal ini akan membuat kuliner kita bisa dikenal masyarakat dunia,” tambahnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral