News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Upaya Buka Lapangan Pekerjaan, Ibu-ibu di Bogor Ikut Pelatihan Pengembangan UMKM

Ibu-ibu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Bogor, Jawa Barat mengikuti pelatihan baking produk viral seperti donat, bomboloni, dan lapis talas.
Selasa, 7 Oktober 2025 - 03:46 WIB
Upaya Buka Lapangan Pekerjaan, Ibu-ibu di Bogor Ikut Pelatihan Pengembangan UMKM
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Ibu-ibu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Bogor, Jawa Barat mengikuti pelatihan baking produk viral seperti donat, bomboloni, dan lapis talas.

Pelatihan ini digelar oleh Pemerintah Kota Bogor berkolaborasi dengan Yayasan Indonesia Setara (YIS) dengan diikuti 50 ibu-ibu pelaku UMKM.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pendiri YIS, Sandiaga Uno mengatakan pelatihan ini ditujukan sebagai wujud nyata pemberdayaan masyarakat khususnya perempuan agar dapat mandiri secara ekonomi serta kesetaraan dalam kesempatan. 

Sandiaga menekankan pelatihan ini juga upaya menghilangkan stigma mengenai perempuan hanya di rumah saja.

“Lima belas tahun lalu YIS berdiri dengan mimpi kesetaraan kesempatan bagi anak muda, difabel, dan perempuan, hari ini kami mewujudkannya dengan memberdayakan ibu-ibu yang membutuhkan keterampilan melalui kewirausahaan," kata Sandiaga Uno, Jakarta, Senin (6/10/2025).

Sandiaga Uno menuturkan pihaknya juga menargetkan pelatihan bagi kelompok difabel salam mengemban visi kesetaraan.

Menurutnya pelatihan baking produk viral dipilih mengingat potensi bahan talas yang dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi.

Para peserta juga dilatih mengenai kemasan pemasaran produk olahan tersebut hingga laku di pasaran.

Selain itu, para peserta juga dilatih mengenai pemasaran melalui digital terhadap produk yang dipasarkan.

"Kami memilih baking karena murah, minim risiko, dan dekat dengan keseharian. Di Bogor, potensi talas jangan dibiarkan terbuang. Kita olah jadi produk turunan yang bernilai dan menghasilkan cuan,” kata Sandiaga.

“Ke depannya, akan ada tahap inkubasi mulai dari pembuatan merek dan kemasan, pencatatan keuangan, sampai akses modal usaha agar mereka benar-benar siap naik kelas. Lewat konten usaha jadi cuan, buka lapangan kerja," sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, Camat Bogor Utara, Riki Robiansyah berharap para pelaku UMKM di wilayahnya dapat naik kelas usai mendapat bekal dari pelatihan tersebut.

"Saya percaya, jika dibuat dengan hati, produk akan laku dan cuan bisa maksimal. Terima kasih kepada YIS dan seluruh tim. Peluangnya banyak, peminatnya besar, dengan bimbingan yang tepat, daya saing ibu-ibu kita akan meningkat dan orderan bisa terus bertambah,” katanya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral