News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Memprihatinkan, Pegiat Sosial Nilai Praktek Tambang Emas Ilegal di Bolaang Mongondow Timur Semakin Marak dan Terang-terangan

Praktek tambang emas ilegal di wilayah Bolaang Mongondow Timur ini bukan lagi dilakukan secara diam-diam,namun sudah dilakukan terang-terangan
Jumat, 12 September 2025 - 14:22 WIB
Praktek Pertambangan Emas Tampak Izin (PETI) di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur
Sumber :
  • Rifandi Kamaru

Bolmong Timur, tvOnenews.com - Pegiat Sosial nilai Praktek Pertambangan Emas Tampak Izin (PETI) yang berada di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara semakin memprihatinkan.

PETI akhir-akhir ini terus memprihatinkan bahkan sering menjadi sorotan karena hampir sebagian besar lingkungan hidup yang ada di sejumlah lokasi pegunungan kini rusak parah seperti halnya lokasi pegunungan Desa Buyat, pegunungan Talugon, perkebunan Desa Buyandi, perkebunan Desa Molobog, Desa Tobongon, pegunungan Simbalang, serta sejumlah lokasi lainnya.

"Keberadaan tambang emas tanpa izin yang ada di wilayah Bolaang Mongondow Timur, kini memprihatinkan bahkan semakin menjadi sorotan," ungkap Didi Musa, Salah satu penggiat Sosial, Selasa (9/9/2025).
Keberadaan tambang emas tanpa izin yang ada di wilayah Bolaang Mongondow Timur.
 
Lebih parah lagi, Kata Didi, praktek tambang emas ilegal di wilayah Bolaang Mongondow Timur ini bukan lagi dilakukan secara diam-diam,namun sudah di lakukan terang-terangan, sebab hampir sebagian besar para pelaku tambang emas ilegal ini justru lebih memilih menggunakan alat berat berupa Eksavator saat mengambil material untuk di kelola menjadi emas melalui Bak siraman, dibandingkan harus melakukan pengolahan secara manual yang hanya menggunakan alat seadanya.
 
"Para pelaku tambang emas ilegal ini melakukan aktivitas secara terang-terangan, bahkan mereka berani menggunakan alat berat untuk mengambil material untuk di olah menjadi emas,” tambah Didi Musa..
 
Tidak hanya itu, menurut Didi Musa, kendati aktivitas pengolahan tambang emas ilegal di wilayah Bolaang Mongondow Timur sudah di lakukan secara bebas, namun justru terkesan dibiarkan oleh pemerintah Daerah setempat maupun maupun Aparat Penegak Hukum (APH ) yang ada, apalagi di duga para pelaku tambang ilegal ini juga mendapat perlindungan kusus serta mendapat bekingan dari oknum-oknum tertentu.
 
"Keberadaan Tambang Emas Ilegal di Wilayah Bolaang Mongondow Timur ini, terkesan di biarkan baik dari pemerintah Daerah maupun aparat penegak hukum ,” tandasnya..
 
Didi mengatakan bahwa aktivitas tambang ilegal ini, sudah berlangsung sekian lama namun sampai saat ini tidak ada tindakan secara maksimal yang dilakukan,. Sehingga dirinya berharap agar Kapolda Sulawesi Utara jika perlu pihak Mabes Polri tidak tutup mata dalam hal ini.
 
"Saya berharap agar Pemerintah Daerah terutama Aparat Penegak Hukum, baik ditingkat Pusat dan Daerah, khususnya Kapolri dan Kapolda Sulawesi Utara untuk menindak tegas para pelaku tambang emas Ilegal bersama para oknum yang diduga turut serta terlibat bermain di PETI serta tidak terkesan pilih kasih,” tegas Didi Musa.
 
Sementara itu Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Utara. Fransiskus Maindoka, mengatakan, terkait dengan maraknya aktivitas Pertambangan Tampak Izin (PETI) di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur,dimana pihaknya akan turun langsung ke sejumlah lokasi tersebut.
 
"Rencananya Tim gabungan akan turun langsung ke sejumlah lokasi tambang ilegal tersebut, namun ini dinas terkait masih berkordinasi untuk menentukan waktu kapan akan turun," ujar Fransiskus Maindoka
 
Bahkan menurutnya bahwa nantinya untuk melakukan operasi di Lokasi Pertambangan Emas Tampak Izin ini, tidak hanya dari Dinas ESDM sendiri melainkan Tim Gabungan yang melibatkan Pihak Kepolisian Polda Sulut, Dinas Lingkungan Hidup serta Dinas Kehutanan Daerah Sulawesi Utara, juga akan turun melakukan penindakan terhadap sejumlah lokasi Pertambangan Tampak Izin atau ilegal yang ada di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.
 
Menariknya kendati sudah beberapa kali dilakukan penindakan oleh tim gabungan yang melibatkan pihak Kepolisian Polda hingga Sejumlah Dinas terkait, namun aktivitas Pertambangan Emas Tampak Izin yang ada di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur masih berlanjut. (rku/frd)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral