News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Program Polantas Menyapa Ditlantas Polda Jabar Sasar Tokoh Agama

Program Polantas Menyapa diimplementasikan oleh Direktorat Lalu Lintas Jawa Barat dan Satlantas Polrestabes di jajaran Polda Jawa Barat sejak beberapa hari yang lalu khususnya saat pelaksanaan operasi Patuh Lodaya tahun 2025.
Minggu, 27 Juli 2025 - 11:37 WIB
Program Polantas Menyapa
Sumber :
  • IST

Jakarta, tvOnenews.com - Program Polantas Menyapa diimplementasikan oleh Direktorat Lalu Lintas Jawa Barat dan Satlantas Polrestabes di jajaran Polda Jawa Barat sejak beberapa hari yang lalu khususnya saat pelaksanaan operasi Patuh Lodaya tahun 2025.

Taggline Polantas Menyapa terus dimasifkan dalam semangat untuk menyelamatkan dan mengamankan masyarakat pengguna jalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Program ini menjadi wadah komunikasi antara polantas dengan masyarakat dalam membangun kesadaran akan pentingnya tertib berlalu lintas demi terciptanya lalu lintas yang aman dan lancar menuju Indonesia Emas.

Beberapa sasaran kegiatan ini yaitu komunitas R2, R4 serta angkutan umum dan barang. Namun ada yang berbeda di penghujung operasi Patuh Lodaya 2025 yaitu untuk hari Sabtu tanggl 26 Juli 2025, di mana Polantas Menyapa kepada Tokoh Agama, mengingat Provinsi Jawa Barat memiliki ulama, dan tokoh agama yang cukup banyak sehingga diharapkan turut serta membantu memberikan pesan kamseltibcar lantas kepada para umat atau santrinya.

"Kami juga menitipkan kepada para ulama dan tokoh agama tersebut berupa doa. Adapun beberapa Ikhtiar berupa kegiatan Preemtif, Preventif dan Represif sudah dilakukan, tentu dengan didukung doa oleh ulama dan tokoh agama di provinsi Jawa Barat agar situasi kamseltibcar lantas di Indonesia tetap kondusif ditandai dengan Berkurangnya kecelakaan maupun fatalitas korban, menurunnya lokasi rawan kemacetan lalu lintas serta meningkatnya kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas," ujar Wadirlantas Jawa Barat AKBP Endang Tri Purwanto.

Salah satu pimpinan pondok pesantren al Musri dari Cianjur KH ariful Khalik Jaelani sangat berkesan dan berharap Kepolisian terus memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat.

Termasuk juga testimoni dari Ustad Agus Aliyudin dari Pondok pesantren Hidayatul mubtadien purwakarta yang merasa senang dengan kegiatan Polantas menyapa ke ulama dan tokoh agama. (ebs)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT