News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PAM Jaya Selenggarakan Khitanan Massal 2025 Untuk 1293 Anak di 6 Wilayah Jakarta

Dalam rangka memperingati HUT ke-498 Kota Jakarta, PAM JAYA melalui Daya Wanita PAM JAYA kembali menyelenggarakan kegiatan Khitanan Massal 2025 sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.
Selasa, 17 Juni 2025 - 14:20 WIB
PAM JAYA melalui Daya Wanita PAM JAYA kembali menyelenggarakan kegiatan Khitanan Massal 2025 sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Dalam rangka memperingati HUT ke-498 Kota Jakarta, PAM JAYA melalui Daya Wanita PAM JAYA kembali menyelenggarakan kegiatan Khitanan Massal 2025 sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak. Kegiatan ini merupakan program tahunan yang menjadi bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dan bentuk nyata kontribusi PAM JAYA di luar layanan air perpipaan. 

Peningkatan jumlah peserta setiap tahun menjadi bukti nyata bahwa program ini disambut dengan antusias oleh masyarakat. Pada tahun 2023, tercatat sebanyak 155 peserta, lalu meningkat menjadi 503 peserta pada tahun 2024, dan pada tahun 2025 ini, PAM JAYA mencatatkan jumlah peserta tertinggi yakni sebanyak 1.280 anak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaksanaan kegiatan khitanan tahun ini tersebar di enam wilayah sebagai berikut: 
- Jakarta Timur dilaksanakan di RPTRA Mustika Kramat Jati dengan jumlah peserta sebanyak 297 anak.
- Jakarta Selatan bertempat di RPTRA Taman Anggrek Bintaro diikuti oleh 213 peserta.
- Jakarta Utara digelar di RPTRA Tipar Asri dengan jumlah peserta sebanyak 304 anak.
- Jakarta Barat dilaksanakan di RPTRA Cengkareng Timur Berseri diikuti oleh 211 peserta.
- Kabupaten Kepulauan Seribu berlangsung di RPTRA Tidung Ceria pada 20 Juni 2025, dengan jumlah peserta 8 anak.
- Jakarta Pusat diselenggarakan di RPTRA Borobudur dengan jumlah peserta sebanyak 247 anak.

Seperti tahun sebelumnya, khitanan dilakukan secara gratis dengan menggunakan metode Mahdian Klem, yaitu metode modern tanpa jahitan, minim pendarahan, dan mempercepat proses pemulihan. Anak-anak yang dikhitan juga diberikan celana khitan untuk mendukung kenyamanan pasca tindakan.
 
Selain layanan khitan gratis, peserta juga mendapatkan berbagai manfaat tambahan, antara lain: 
- Uang tunai sebesar Rp250.000
- Tumbler
- Kaos
- Snack dan makan siang

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek medis, tetapi juga dirancang agar anak-anak merasa nyaman, aman, dan senang menjalani proses khitan. Direktur Operasional PAM JAYA, Bapak Syahrul, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap masyarakat Jakarta, terutama dalam bidang kesehatan. 

Dalam sambutannya pada pembukaan di RPTRA Mustika Kramat Jati, beliau juga menyampaikan bahwa lokasi tersebut merupakan salah satu titik dari proyek sambungan baru air perpipaan Buaran 3, yang akan menjangkau hingga 2.000 rumah di wilayah Kelurahan Kramat Jati. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral