IRCA 2025 Upaya Dorong Kepatuhan Hukum dan Tata Kelola Perusahaan
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Hukumonline menggelar Indonesia Regulatory Compliance Awards (IRCA) 2025 ajang penghargaan prestisius yang bertujuan untuk mendorong praktik kepatuhan hukum dan tata kelola perusahaan yang adaptif serta berkelanjutan di Indonesia.
Memasuki tahun kedua penyelenggaraannya, acara ini mencatatkan peningkatan signifikan dengan partisipasi sebanyak 107 perusahaan dari lebih dari 20 sektor industri, atau naik sebesar 64,61 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Kami sangat mengapresiasi partisipasi seluruh praktisi hukum dan kepatuhan yang hadir dalam Indonesia Regulatory Compliance Awards 2025. Peningkatan jumlah peserta hampir dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya merupakan sinyal positif bahwa budaya kepatuhan hukum semakin dipandang sebagai landasan penting dalam tata kelola perusahaan,” ujar Chief Executive Officer Hukumonline, Arkka Dhiratara, Jakarta, Minggu (11/5/2025).
Arkka menuturkan di etngah tengah kompleksitas tantangan bisnis global seperti ketidakpastian makroekonomi, disrupsi geopolitik, dan fluktuasi pasar modal, kepatuhan terhadap regulasi menjadi kompas strategis yang menuntun arah bisnis menuju keberlanjutan.
IRCA 2025 pun hadir untuk mengapresiasi perusahaan-perusahaan yang mampu menjadikan kepatuhan hukum sebagai nilai inti dalam pengambilan keputusan strategis.
"Sebagaimana tahun sebelumnya, IRCA 2025 membagi penghargaan ke dalam empat kategori utama yaitu Sapphire-Best Enterprise in Regulatory Compliance, Diamond-Most Strategic Enterprise in Regulatory Compliance, Gold-Notable Enterprise in Regulatory Compliance, dan Silver-Recognized Enterprise in Regulatory Compliance," katanya.
Selain itu, kata Arkka, penghargaan khusus juga diberikan kepada Best Holding Company in Regulatory Compliance serta The Emerging Leader for Regulatory Compliance.
Menurutnya kategori ini tidak hanya mencerminkan tingkat kepatuhan yang dicapai tetapi juga kedalaman integrasi strategi kepatuhan, masing-masing oleh perusahaan dan individu pimpinan perusahaan.
Arkka menambahkan pihaknya berhasil mengidentifikasi praktik terbaik di bidang regulatory compliance yang tidak hanya memenuhi regulasi, tetapi juga progresif dan visioner dalam menjalankan operasional perusahaan.
Pihaknya percaya bahwa kepatuhan hukum yang kuat bukan sekadar pelindung dari risiko hukum, tetapi menjadi pilar penting dalam menjaga keberlangsungan bisnis.
"Penghargaan ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi perusahaan untuk terus mengedepankan kepatuhan hukum sebagai nilai inti dalam setiap proses bisnis," katanya.
Load more