News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sempat Dapat 'Endorse' dari Eks Kepala BIN Hendropriyono soal Jasanya Apa untuk Negara, Hercules Ternyata Pernah Bilang Kalau Dia Tak Pernah Berbuat Jahat: Saya kan...

Hercules mengisahkan kalau dirinya sudah terbiasa dengan situasi brutal. Namun ia memutuskan untuk bertobat dan menyadari jika dirinya sudah terlalu banyak 
Kamis, 8 Mei 2025 - 19:01 WIB
Sempat Dapat 'Endorse' dari Eks Kepala BIN Hendropriyono soal Jasanya Apa untuk Negara, Hercules Ternyata Pernah Bilang Kalau Dia Tak Pernah Berbuat Jahat Saya kan...
Sumber :
  • Karni Ilyas Club

Dalam perbincangan dengan Karni Ilyas, Hercules membantah berbagai tuduhan kejahatan yang kerap diarahkan padanya. 

Ia menyebut dirinya sebagai orang yang teguh memegang prinsip, tidak pernah menjual kepercayaan, dan selalu berpihak kepada kaum kecil. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya orang paling prinsip. Saya ini tidak bisa dibeli orang untuk mendzalimi orang. Kalau orang kasih kepercayaan ke saya, dan mati pun saya tidak akan takut untuk mengkhianati,” tegasnya.

Ia juga menyoroti bagaimana proses hukum kerap dirancang seakan-akan untuk menjebaknya. 

“Tapi kan saya selalu dijerat oleh hukum seolah-olah turun ditangkap. Bahwa premanisme, kriminal, diproses, diperiksa, ya dikemas, untuk saya dimasukkan ke meja hijau,” ujarnya. 

Hercules menegaskan bahwa hingga ke tahap persidangan, tak ada bukti yang bisa menunjukkan dirinya bersalah. 

Bahkan soal tuduhan pemerasan, ia menjelaskan bahwa seluruh kesepakatan dilakukan melalui notaris.

Hercules secara terbuka menyebut nama Brigjen Hengki Haryadi yang kala itu menjabat Kapolres Metro Jakarta Barat, sebagai pihak yang patut memeriksa notaris yang terlibat dalam kesepakatan. 

“Kalau saya terima upah pekerja, perjanjian pakai notaris itu dianggap uang kejahatan. Saya minta kepada saudara Hengki Haryadi sebagai Kapolres memanggil dulu notaris itu untuk diperiksa,” jelasnya.

Ia pun mempertanyakan logika hukum yang menjeratnya. “Kalau memang itu dia bilang uang kejahatan, notaris dulu ditahan, baru boleh saya ditahan,” tambahnya.

Lebih jauh, Hercules mengaku bahwa kehidupannya kini lebih banyak diisi dengan kegiatan sosial. Ia dan istrinya rutin membantu anak yatim piatu serta kaum duafa. 

“Setiap malam Jumat, rumah saya penuh dengan anak yatim. Dan sampai sekarang,” ujarnya. “Abis Jumatan, istri saya memberi makan orang-orang yang di kolong jembatan, yang ngamen, yang minta-minta. Minimal 300 orang,” tambahnya.

Meski banyak pihak melihat perubahan ini sebagai bentuk penyesalan dan pertobatan, Hercules justru menyatakan dirinya tidak pernah merasa berbuat salah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya merasa enggak pernah berbuat kejahatan, karena belum pernah namanya saya diadili di meja hijau, dan dituntut masalah kejahatan,” katanya tegas.

Pernyataan tersebut tentu memicu respons dari berbagai kalangan. Ada yang menilai bahwa Hercules belum benar-benar menunjukkan pertobatan jika masih menyangkal masa lalunya. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral