Gebrakan Dosen UI Ciptakan Alat Pemurnian Air Ramah Lingkungan
- Istimewa
“Air dari Arofah terasa lebih ringan dan segar dibandingkan air kemasan biasa. Kami juga merasa terbantu karena
tidak perlu lagi membeli galon air,” kata Deva.
Inovasi Arofah ciptaan Prof. Bismo dirancang melalui penelitian yang dilakukan sejak 2005.
Hasil penelitian direalisasikan melalui Hibah Pengabdian Masyarakat pada Agustus 2024 yang didanai oleh PT Freeport Indonesia.
Alat yang awalnya dirancang untuk penggunaan skala kecil seperti rumah tangga, kini dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan dalam skala lebih besar dan bahkan berpotensi untuk diterapkan di sektor industri.
Dalam pembuatan alat ini, Prof. Bismo menyebut ada beragam tantangan yang dihadapi, seperti ketersediaan alat dan teknologi murah yang masih kurang, sumber daya manusia yang belum memadai, hingga persepsi masyarakat yang masih menganggap air minum dalam kemasan lebih baik.
Meski begitu, ia berharap inovasi ini dapat membantu masyarakat serta perusahaan dan kawasan industri dalam menyediakan air bersih dengan biaya lebih efisien dan ramah lingkungan.
Dia juga mendorong para peneliti muda untuk melanjutkan penelitian ini dan mengembangkannya menjadi lebih baik.
Selain itu, Dekan FTUI, Prof. Kemas Ridwan Kurniawan, S.T., M.Sc., Ph.D., menyampaikan dukungannya terhadap pengembangan Arofah.
“Kami mendukung penuh inovasi ini dan berharap teknologi Arofah semakin berkembang, sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat menikmati akses air minum gratis berkualitas. Kehadiran Arofah tidak hanya berkontribusi pada
penyediaan air bersih, tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan dan inovasi teknologi dalam bidang pemurnian air," tuturnya.(lkf)
Load more