News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

25 Tahun Berdiri, PKSS Komitmen Dukung Sektor Industri di Indonesia

PT Prima Karya Sarana Sejahtera (PKSS), perusahaan terdepan dalam pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) berkomitmen dukung sektor industri di Indonesia.
Selasa, 22 April 2025 - 11:59 WIB
PT Prima Karya Sarana Sejahtera (PKSS), perusahaan terdepan dalam pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM)
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - PT Prima Karya Sarana Sejahtera (PKSS), perusahaan terdepan dalam pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM), kini menghadirkan layanan Contact Center di nomor 150399. 

Contact Center ini beroperasi dari Gedung PKSS Assessment Center, Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perusahaan ini dirancang sebagai saluran komunikasi resmi yang melayani berbagai kebutuhan informasi, dukungan layanan, serta penanganan respons secara lebih cepat dan terintegrasi. 

Langkah ini merupakan bagian dari upaya strategis PKSS dalam membangun sistem pelayanan yang lebih profesional, adaptif, dan responsif terhadap dinamika kebutuhan bisnis serta harapan pelanggan.

Direktur Utama PKSS, Donny Permana, menyampaikan Contact Center ini bukan sekadar pusat informasi, tetapi juga menjadi wujud nyata dari profesionalisme, responsivitas, dan komitmen PKSS dalam memberikan solusi SDM terbaik bagi pekerja, mitra dan klien. 

tvonenews

“Dengan hadirnya Contact Center PKSS dan nomor layanan 150399, perusahaan semakin siap melayani dengan lebih efisien, cepat, dan tepat sasaran. Contact Center ini diharapkan menjadi ujung tombak dalam memperkuat hubungan dengan mitra bisnis serta memastikan kepuasan pelanggan,” kata Donny dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (22/4/2025).

Contact Center PKSS dilengkapi berbagai fitur modern, termasuk sistem manajemen hubungan pelanggan (CRM) canggih, layanan multichannel melalui telepon, chat, serta media sosial, teknologi panggilan otomatis untuk mempercepat respons, serta tenaga profesional terlatih dalam menangani kebutuhan dan keluhan pelanggan. 

PKSS yang telah beroperasi selama lebih dari 25 tahun saat ini memiliki 35 kantor cabang di seluruh Indonesia dan mengelola lebih dari 50.000 tenaga kerja.

Perusahaan ini juga telah menjalin kemitraan dengan lebih dari 300 perusahaan di berbagai sektor industri, meliputi industri keuangan, agribisnis, perdagangan, kesehatan, logistik serta pemerintahan.

Dengan hadirnya Contact Center ini, Donny optimistis PKSS semakin memperkuat posisinya sebagai mitra strategis yang siap memberikan pelayanan sepenuh hati dan sebagai solusi SDM terpercaya bagi berbagai sektor industri di Indonesia.

PT Prima Karya Sarana Sejahtera (PKSS) merupakan perusahaan anak Yayasan Kesejahteraan Pekerja Bank Rakyat Indonesia (YKP BRI) dan Dana Pensiun BRI. 

Sejak berdiri pada tahun 1999, PT PKSS terus berkembang sebagai perusahaan terbaik di bidang jasa pengelolaan Sumber Daya Manusia dan ketenagakerjaan melalui berbagai layanan solusi yang inovatif sesuai kebutuhan perusahaan Anda dan perkembangan zaman. 

PT PKSS mendukung perusahaan mitra untuk tumbuh berkelanjutan dengan layanan solusi sumber daya manusia terpadu dengan jaringan kerja sebanyak 35 kantor cabang yang tersebar di seluruh Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini PT PKSS telah mengelola sumber daya manusia lebih dari 50.000 pekerja dan bersinergi dengan lebih dari 300 perusahaan baik Badan Usaha Milik Negara (BUMN), perusahaan swasta nasional maupun multinasional.

Segmen bisnis yang dilayani oleh PKSS meliputi industri keuangan, agribisnis, perdagangan, kesehatan, logistik serta pemerintahan.(lkf)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT