News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sudah Waktunya Indonesia Melakukan Hilirisasi Produk Pertambangan

Direktur eksekutif Asosiasi Tambang Batuan Indonesia (ATBI) - Wisnu Salman merasa optimis bahwa masa depan dunia tambang di tanah tetap bersinar.
Sabtu, 12 Oktober 2024 - 21:27 WIB
Direktur eksekutif Asosiasi Tambang Batuan Indonesia (ATBI) - Wisnu Salman merasa optimis bahwa masa depan dunia tambang di tanah tetap bersinar.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Dalam menatap keberhasilan dunia pertambangan di tanah air khususnya pada masa transisi peralihan kepemerintahan dari Jokowi Widodo/Ma'ruf Amin ke Prabowo Subianto/Gibran Rakabuming Raka, Direktur eksekutif Asosiasi Tambang Batuan Indonesia (ATBI) - Wisnu Salman merasa optimis bahwa masa depan dunia tambang di tanah tetap bersinar.

Menurut Wisnu yang juga menjabat sebagai Direktur utama di PT Geo Mining Berkah (GMB), Indonesia yang memiliki cadangan tambang melimpah sudah waktunya melakukan end product atau mengelola produk hingga akhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Untuk menjadi negara maju, hilirisasi industri dunia pertambangan sudah waktunya dilakukan. Negara Indonesia akan menjadi negara maju jika produk pertambangan seperti bauksit, nikel dan tembaga tidak diekspor mentah melainkan harus diolah pada industri olahan hingga menjadi produk jadi," ungkap Wisnu pada Minggu (12/10).

Produk jadi seperti baterai yang membutuhkan banyak kandungan nikel lanjut Wisnu sudah waktunya dikelola dengan baik oleh pemerintah Indonesia. Dengan melakukan hilirisasi menjadi sebuah produk akhir, Wisnu meyakini untuk menjadi negara maju akan lebih cepat dicapai oleh Indonesia.

"Kita kan tahu bahwa Indonesia sebagai negara penghasil terbesar nikel di dunia serta diperhitungkan oleh negara-negara lain. Jika Indonesia bisa banyak memproduksi produk akhir tentunya Indonesia bisa menentukan harga nikel di pasaran dunia," jelas Wisnu lagi.

Saat ini hilirisasi mineral dan batubara (minerba) baru mencapai 30% produk pengolahan, lalu menjadi produk akhirnya berada di negara investor. Adapun tujuan ekspor tambang mentah terbesar saat ini lanjut Wisnu adalah ke negeri China sebagai investor terbesar.

Prabowo/Gibran diharapkan oleh Wisnu harus bisa menaikan nilai tambah produk tambang mentah, menjadi lebih bernilai jual tinggi ketika bisa diolah menjadi produk siap pakai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat disinggung masih banyaknya penambangan ilegal, Wisnu menyatakan perlu komitmen yang kuat dari pemerintah. Pengurusan perizinan yang panjang saat ini perlu dikurangi agar bisa lebih cepat dan efisien dalam segi biaya.

"Pengurusan perizinan pertambangan yang panjang dan rumit menjadikan biaya perizinan mahal. Saya harapkan kedepannya perizinan lebih mengedepankan perizinan online sehingga lebih mudah dan cepat," lanjut Wisnu Salman.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT