News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gali Potensi Diri Lewat Public Speaking, Industri Pariwisata Indonesia Bisa Terus Berkembang

Telkom University bersama Public Speaking Institute (Asian School of Speaking Arts) Filipina, menyelenggarakan International Speech Camp.
Rabu, 2 Oktober 2024 - 04:01 WIB
Gali Potensi Diri Lewat Public Speaking, Industri Pariwisata Indonesia Bisa Terus Berkembang
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Telkom University bersama Public Speaking Institute (Asian School of Speaking Arts) Filipina, menyelenggarakan International Speech Camp.

Acara itu berupa public speaking yang rutin diselenggarakan Program Studi Ilmu Komunikasi Telkom University, yang mana bertujuan memberikan pemahaman dan keterampilan public speaking berskala Internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Program tersebut mengusung tema “Advancing Public Speaking In The Tourism Industry” diselenggarakan di hotel Grand Tjokro pada (28/09/2024) lalu.

Materi sesi pertama diawali oleh Lloyd Luna, seorang pembicara public speaking Internasional dan pendiri The Luna Group.

Dalam pemaparannya, Loyd menekankan kunci utama dalam public speaking adalah berbicara dengan cara yang sama seperti berbicara dengan teman, karena hal ini dapat mengurangi rasa gugup.

Dia menekankan pentingnya orisinalitas dan otentisitas di atas panggung.

“Tidak perlu berpura-pura di depan panggung, karena tidak ada perbedaan antara di atas panggung dan di luar panggung,” ujar Loyd.

“Untuk meyakinkan audiens, pembicara harus benar-benar percaya pada apa yang mereka sampaikan, karena rasa percaya diri itulah yang membuat audiens juga mempercayai kata-kata kita," tambahnya.

Selain itu, dia melanjutkan soal menjadi pembicara yang baik juga bisa mengembangkan industri pariwisata.

"Kemampuan menceritakan kisah yang kuat melalui public speaking, dapat menarik minat pengunjung dan membuat mereka tenggelam dalam pengalaman yang ditawarkan oleh sebuah tempat," kata dia.

Pembicara lain Kiruba Shankar, dari India menambahkan bahwa public speaking adalah alat yang sangat kuat untuk menyampaikan pesan dengan dampak besar.

Menurutnya kunci utama dalam public speaking adalah memahami.

"Kenapa, apa dan bagaimana, seperti halnya rasa makanan yang lebih penting daripada hiasannya, inti dari pesan yang disampaikan jauh lebih penting daripada tambahan-tambahan lainnya dalam public speaking” ujar Kiruba.

Kiruba juga mengingatkan bahwa menjadi pembicara yang baik bukan soal mencapai kesempurnaan atau membandingkan diri dengan orang lain.

Hal yang terpenting adalah menjadi autentik dan jujur dengan cerita hidup kita sendiri, memiliki rasa humor yang baik, serta memberikan yang terbaik.

“Dengan mentalitas, saya salah satu dari kalian, seorang pembicara bisa membuat audiens merasa terhubung, dan mendorong mereka untuk bercita-cita menjadi yang terbaik di level dunia,” tambahnya.

Sesi workshop diakhiri pemaparan materi oleh Rio Garlio konten kreator Indonesia yang terkenal dengan konten travelnya.

Rio memulai pemaparan materinya dengan menyampaikan teknik kecakapan berbicara di media sosial dengan memaksimalkan konten di media sosial untuk menarik minat audiens.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Rio tren media sosial dalam industri perjalanan dan public speaking semakin berkembang, teknik bercerita menjadi komponen kunci untuk menarik audiens dalam industri pariwisata.

"Konten yang autentik dan personal tentang pengalaman perjalanan dapat menginspirasi orang untuk menjelajah tempat baru, Pentingnya memanfaatkan platform seperti Instagram dan TikTok yang sesuai dengan trend saat ini, yaitu video vertikal untuk menceritakan kisah yang memikat, karena konten yang relatable dan emosional memiliki kekuatan untuk membuat audiens tidak hanya tertarik, tapi juga tergerak” tutup Rio.(lgn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral