News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eksplorasi Spiritual dan Fesyen oleh Iffah M Dewi: Koleksi 'Tombo Ati' dari Sogan Batik

Selama 20 tahun, Sogan Batik konsisten mengusung pesan-pesan kebaikan melalui fashion, memadukan material batik dan wastra lainnya dalam setiap karyanya.
Minggu, 25 Agustus 2024 - 14:35 WIB
Selama 20 tahun, Sogan Batik konsisten mengusung pesan-pesan kebaikan melalui fashion, memadukan material batik dan wastra.
Sumber :
  • tvOnenews - Nuryanto

tvOnenews.com - Selama 20 tahun, Sogan Batik konsisten mengusung pesan-pesan kebaikan melalui fashion, memadukan material batik dan wastra lainnya dalam setiap karyanya. Pada event Jogja Fashion Week 2024 yang diadakan oleh Disperindag DIY di Jogja Expo Center pada 22-25 Agustus 2024, 

Sogan Batik menampilkan karya terbarunya yang terinspirasi dari tembang "Tombo Ati" karya Sunan Bonang, salah satu Wali Sanga yang dikenal karena dakwahnya melalui syair dan gamelan. Sunan Bonang mendapat julukan tersebut karena menemukan gamelan yang disebut bonang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut sang desainer, Iffah M Dewi tembang ini mengajarkan lima cara untuk menenangkan dan menyembuhkan hati, dengan setiap baitnya mengandung kebijaksanaan spiritual.

"Koleksi "Tombo Ati" menggabungkan keindahan dan kedalaman pesan tembang ini dengan elemen fashion modern, memadukan gaya busana tradisional Jawa, sentuhan Arab, dan elemen budaya pop masa kini," jelas Iffah.

Kombinasi ini menciptakan suasana yang menenangkan, menjawab keresahan perempuan masa kini yang hidup dalam era hustle culture, sebuah era di mana masyarakat merasa terdorong untuk terus bekerja keras tanpa henti demi kesuksesan, sering kali mengorbankan keseimbangan hidup dan ketenangan batin.

"Kami berupaya menyatukan warisan budaya dengan tren modern untuk menghasilkan karya yang baru, tampil dinamis di luar namun tenang di dalam, sekaligus menginspirasi dan memberikan semangat," jelasnya.

Menurut Iffah, loleksi ini menggunakan batik tulis dengan ciri khas aksara Jawa yang ikonik, batik cap asli dengan motif kawung yang melambangkan kemurnian dan kebijaksanaan, serta motif truntum bintang yang melambangkan cahaya atau pencerahan sebagai bahan utama. Pemilihan bahan ini bukan hanya untuk membangkitkan kekayaan tekstil tradisional Nusantara, tetapi juga untuk memastikan kenyamanan dan fungsionalitas dalam setiap desainnya.

Selama 20 tahun, Sogan Batik konsisten mengusung pesan-pesan kebaikan melalui fashion, memadukan material batik dan wastra.

Sementara warna-warna yang digunakan adalah warna tanah, coklat, krem, hitam mencerminkan kehangatan, ketenangan, dan kedamaian, sejalan dengan pesan tembang "Tombo Ati."

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gaya "Exotic Dramatic" dipilih untuk koleksi ini. Kombinasi ini mencerminkan keunikan, kedinamisan di luar, ketenangan di dalam, sambil tetap mempertahankan unsur etnik yang kaya dan mendalam.

Berbasis di Dusun Rejodani, Sleman, DIY, Sogan Batik terus berinovasi untuk membawa keindahan wastra Nusantara agar semakin dicintai masyarakat Indonesia dan dunia. Selain berkontribusi dalam pelestarian budaya, Sogan Batik juga memberikan dampak positif secara ekonomi bagi para pengrajin dan masyarakat sekitar.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral