News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berikan Perlindungan Terbaik untuk Keluarga dengan Asuransi Aurora

Risiko meninggal dunia karena sakit atau kecelakaan merupakan beberapa risiko yang tidak dapat bisa kita prediksi di masa depan.
Selasa, 13 Agustus 2024 - 17:19 WIB
Ilustrasi.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Risiko meninggal dunia karena sakit atau kecelakaan merupakan beberapa risiko yang tidak dapat bisa kita prediksi di masa depan. Untuk memberikan rasa aman dan tenang di saat risiko tersebut terjadi , maka saat itu peran asuransi menjadi penting, terutama untuk kamu yang berada di usia muda dan produktif. Asuransi akan memberikan perlindungan, terutama bagi pencari nafkah maupun untuk keluarganya.

Dari beragam jenis asuransi, idealnya kamu dan keluarga dilindungi mendapat perlindungan dari asuransi jiwa. Yup, asuransi jiwa bermanfaat untuk menanggung kerugian finansial tak terduga yang disebabkan oleh risiko kematian atau penyakit kritis. Ketika terjadi hal-hal yang tak diinginkan, asuransi jiwa dapat membantu menjaga stabilitas keuangan dengan meringankan beban biaya pengobatan yang besar dan lama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu saja, dengan asuransi jiwa, kestabilan finansial pun lebih terjaga, sehingga keluarga juga dapat melanjutkan hidup dan mengejar mimpi walaupun salah satu anggota keluarga sudah tiada. Untuk memahami kebutuhan masyarakat yang perlu perlindungan yang lebih stabil untuk masa depannya, kini nasabah PT. Bank Rakyat Indonesia, (Persero) Tbk. pun dapat menikmati manfaat asuransi premium bernama Aurora.

Apa sih Asuransi Aurora?
Asuransi Aurora adalah asuransi yang diperuntukkan bagi nasabah BRI Prioritas dan BRI Private. Dimana produk asuransi Aurora tersebut merupakan asuransi jiwa berjangka hasil kerjasama antara Bank BRI dengan Asuransi BRI Life.

Keunggulan asuransi Aurora adalah memberikan perlindungan jiwa atas risiko meninggal dunia alami atau yang diakibatkan karena kecelakaan, memiliki manfaat apabila terkena risiko penyakit kritis seperti kanker, serangan jantung, stroke, gagal ginjal, dan hepatitis fulminant dengan uang pertanggungan hingga Rp 5 miliar. 

Asuransi Aurora, memiliki perlindungan terhadap penyakit kritis sebesar 50% dari uang pertanggungan (Accelerated Benefit). Sementara bagi manfaat meninggal dunia alami atau meninggal dunia yang diakibatkan karena kecelakaan, akan diberikan manfaat sebesar 100% dari uang pertanggungan. Keunggulan lainnya dari prodadalah pengembalian premi sebesar 50% atau 110% dari total yang dibayarkan selama 5 tahun jika tertanggung masih hidup hingga akhir masa asuransi.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT