News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bupati Halikinnor Inginkan Seluruh Desa Di Kotim Teraliri Listrik Tahun 2025 Mendatang

Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor, ingin semua wilayah di daerah setempat ini pada tahun 2025 sudah teraliri listrik termasuk di area pelosok.
Rabu, 26 Juni 2024 - 16:12 WIB
Bupati Halikinnor, saat menerima pimpinan cabang PLN UP3 Pangkalanbun, di rumah jabatan Bupati Kotim, Jumat (21/6/2024).
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor, ingin semua wilayah di daerah setempat ini pada tahun 2025 sudah teraliri listrik termasuk di area pelosok.

"Terus terang saya prihatin, ada warga yang menyampaikan ke saya, kalau desanya dari Indonesia merdeka sampai sekarang belum menikmati listrik di desanya, kata Bupati Halikinnor, saat menerima kunjungan manager cabang PLN UP3 Pangkalan Bun di rumah jabatan Bupati, Jumat (21/6/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Halikin, hingga saat inu masih ada sekitar 25 desa di Kotim yang belum teraliri listrik, dan ia berharap masalah ini bisa menjadi perhatian pihak PLN, terutama PLN Cabang UP3 Pangkalan Bun, yang wilayah kerjanya membawahi Kotim.

Karena itu dirinya berharap, 25 desa dan daerah pelosok bisa teraliri listrik, karena kebutuhan listrik sangat mendasar di tengah-tengah masyatakat.

“Mudah-mudahan dengan sinergitas kita dengan pihak PLN tidak ada lagi desa yang tidak teraliri listrik,” harapnya.

Halikinnor juga menegaskan, masalah listrik sebenarnya bukan ranah pemerintah daerah, tapi sepenuhnya menjadi tanggungjawab PLN.

Namun demikian, pemerintah daerah tidak akan tinggal diam dalam melihat persoalan ini. Beberapa kali dirinya sudah menyampaikan persoalan ini dengan pemerintah pusat, termasuk masalah anggaran pengadaan jaringan listrik yang diperlukan, sudah pula dihitungkan, yakni sekitar Rp. 2,5 tri

tvonenews

liun.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dirinya juga sempat mencoba membuat sebuah terobosan, yakni dengan menggandeng Perusahaan Besar Swasta (PBS) kelapa sawit yang surplus listrik agar menyalurkannya ke desa-desa disekitar kebun mereka, tapi hal itu belum bisa terealisasi, sebab PBS mesti harus kerjasama dengan PLN.

“Kita sebenarnya tidak menargetkan, tetapi kita ingin sekali 2025 Kotim terang, beberapa waktu lalu juga saya sempat menegaskan ke pusat terkait ini, mudah-mudahan dengan seperti ini menjadi perhatian pemerintah uusat,” harapnya.(chm)
 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT