GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menyayat Hati, Korban Kecelakaan di Tol Jakarta Cikampek KM 58 Ternyata Ingin Mudik untuk Jadi Wali Nikah Kakak Perempuannya: Mah, Aa' Mau Pulang

Ibu korban kecelakaan di Tol Jakarta Cikampek KM 58 menuturkan bahwa, Zaki ingin pulang mudik sekaligus untuk jadi wali nikah kakak perempauannya di Ciamis
Selasa, 9 April 2024 - 01:32 WIB
Yuyun, Ibu dari korban kecelakaan di Tol Jakarta Cikampek KM 58 bernama M. Nazaki
Sumber :
  • tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Insiden kecelakaan di jalan Tol Jakarta Cikampek KM 58 Karawang menyisakan duka yang menyayat hati bagi keluarga korban.

Salah satunya datang dari korban bernama Muhammad Nazaki (Zaki) dari Ciamis, Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ibu korban bernama Yuyun tak kuasa menahan kesedihannya ketika mengetahui anak lelakinya menjadi satu dari 12 korban kecelakaan yang meninggal dalam kejadian nahas di KM 58.

Zaki merupakan satu dari seluruh korban tewas yang berada di mobil travel Gran Max bernomor polisi B-1635-BKT yang ringsek dan hangus terbakar.

Yuyun menuturkan bahwa putranya tersebut memang berencana mudik lebaran untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga.

Selain itu, rencana kepulangan Zaki ke kampung halaman adalah untuk menjadi wali nikah kakak perempuannya.

Pasalnya, ayah dari Zaki diketahui sudah meninggal dunia sehingga ia sebagai adik lelaki harus menikahkan kakaknya.

"Iya, rencananya mau silaturahmi dan dia juga mau jadi wali untuk kakaknya yang mau nikah. Soalnya bapaknya sudah nggak ada," ucap Yuyun sedih kepada Tim TvOne.

Zaki mudik bersama sahabat karibnya, Rizky, yang juga menjadi korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut tersebut.

Yuyun sama sekali tidak menyangka lantaran semula Zaki berniat pulang mudik menggunakan sepeda motor.

Perempuan baya tersebut mengungkapkan bahwa ini adalah kali pertama anaknya pulang dari perantauan menggunakan mobil travel.

Dengan nada sedih, Yuyun mengungkap bahwa awalnya ia sempat berkomunikasi dengan sang anak.

Sebelum berangkat selepas subuh, Zaki sempat mengabari ibunya bahwa ia akan pulang menggunakan sepeda motor.

"Baru kali ini (pakai travel), biasanya dia pulang pakai motor. Itu juga rencananya pakai motor, tapi nggak tahu tiba-tiba naik travel itu."

"Mah, Aa' mau pulang malam Senin. Iya A', trus Aa' naik apa? Aa' mau naik travel, tapi travelnya sudah penuh katanya. Nggak mau kalau penuh, nanti aja pakai motor katanya," ujar Yuyun.

"Nah habis itu nggak kontak lagi. Habis itu saya WA, Aa' sampai mana? Tapi hp-nya sudah nggak aktif, ditelpon juga nggak aktif. Saya pikir sudah habis batrai kali," lanjutnya.

Wanita berkerudung biru tersebut akhirnya mulai cemas ketika sang anak tak kunjung tiba di rumah hingga siang hari.

Terlebih, Zaki sudah tidak dihubungi lagi ketika Yuyun menelponnya.

"Ke mana si Aa' ya Allah, ini ada apa. Saya bilang gitu," tutur Yuyun.

Hingga pada siang hari, Yuyun didatangi oleh pihak pemilik travel.

Ia sempat bingung lantaran dimintai banyak data Zaki dan buru-buru diajak ke tempat agen.

Pihak yang mendatanginya juga tidak langsung memberi kabar bahwa Zaki telah mengalami kecelakaan pada pagi tadi.

"Ini rumah Zaki, iya. Minta KK katanya, untuk apa? Kan Zaki di perjalanan. Iya, ini mobilnya bermasalah katanya."

"Nggak bilang kecelakaan, cuma bilang mobilnya bermasalah," kata Yuyun dengan suara parau.

Sempat bingung, Yuyun akhirnya hanya bisa meratap lemas ketika akhirnya mengetahui anak kebanggannya itu telah meninggal dunia dalam insiden kecelakaan maut.

Ia pun hanya bisa pasrah dan meratapi takdir mengenaskan yang menimpa anaknya.

"Sampai di agen sudah banyak orang, banyak polisi, tapi tidak bilang kalau Zaki meninggal. Saya lihat kok pada nangis."

"Pas sudah tau gitu, katanya mobilnya kebakaran. Baru saya (tahu) oh Zaki sudah meninggal,"

"Ya sudah saya pasrah saja, ini sudah takdir Allah. Mungkin ini sudah jalan yang terbaik buat Zaki," terang Yuyun dengan nada bergetar.

Proses Identifikasi Jenazah Masih Berjalan

Kecelakaan di KM 58 tersebut melibatkan Bus Primajasa nopol B-7655-TGD, minibus Grand Max bernopol B-1635-BKT, dan mobil Daihatsu Terios yang belum diketahui nomor polisinya.

Korban meninggal dalam kejadian tersebut adalah 7 orang laki-laki dan 5 orang perempuan.

Hingga Senin malam, proses identifikasi forensik masih terus dilakukan mengingat keadaan jenazah seluruh korban dalam kondisi terbakar mengenaskan.

Hal itu sebelumnya juga telah disampaikan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang datang langsung ke RSUD Karawang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi saat ini sedang berlangsung, sudah ada 4 keluarga yang saat ini sedang melaksanakan kegiatan antemortem dan sisanya tentunya sedang kami tunggu dan kami berupaya untuk segera menghubungi pihak keluarga korban," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit. (rpi)

tvonenews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terbentur Hukum Adat, 6 Korban Inses di Ngada NTT Tak Bisa Kembali Pulang ke Tempat Tinggalnya

Terbentur Hukum Adat, 6 Korban Inses di Ngada NTT Tak Bisa Kembali Pulang ke Tempat Tinggalnya

Kasus kekerasan seksual sedarah (inses) di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, tengah menjadi sorotan. Pasalnya, penanganan kasus ini menghadapi tantangan
Kemenkes sebut Biang Kerok Praktik Sunat Perempuan di Indonesia, Bagus Tidak untuk Kesehatan?

Kemenkes sebut Biang Kerok Praktik Sunat Perempuan di Indonesia, Bagus Tidak untuk Kesehatan?

Kemenkes baru-baru ini sebut biang kerok praktik sunat perempuan di Indonesia. Sontak, hal ini menuai pertanyaan publik, apakah sunat bagi perempuan bagus untuk
Awas Salah Prosedur dan Terjadi Sengketa, Ini Cara Urus Alih Hak Sertifikat Tanah Warisan

Awas Salah Prosedur dan Terjadi Sengketa, Ini Cara Urus Alih Hak Sertifikat Tanah Warisan

Sebagian warga Indonesia masih banyak belum mengetahui detail terkait urus alih hak sertifikat tanah warisan. Lantas, bagaimana cara urus alih hak sertifikat
Dijadwalkan Hadapi Arslanbek Makhmudov, Tyson Fury Klaim Comeback ke Ring Tinju Tanpa Pelatih

Dijadwalkan Hadapi Arslanbek Makhmudov, Tyson Fury Klaim Comeback ke Ring Tinju Tanpa Pelatih

Tyson Fury engklaim akan menjalani persiapan tanpa pelatih jelang duel melawan Arslanbek Makhmudov pada 11 April di Tottenham Hotspur Stadium.
Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Bek Arsenal Riccardo Calafiori dipastikan siap tampil menghadapi Wolverhampton Wanderers pada laga lanjutan Liga Inggris, Kamis (19/2/2026)
Ternyata Hukum Peluk dan Cium Istri saat Ramadhan Tidak Membatalkan Puasa dengan Catatan ini

Ternyata Hukum Peluk dan Cium Istri saat Ramadhan Tidak Membatalkan Puasa dengan Catatan ini

Momen buka bersama keluarga mulai direncanakan. Selain itu, momen manis lainnya juga ada, kebersamaan suami dan istri dalam menyiapkan sahur

Trending

Comeback-nya Ronaldo Sukses Pecahkan Rekor Baru dalam Sejarah Liga Pro Saudi, Apa Itu?

Comeback-nya Ronaldo Sukses Pecahkan Rekor Baru dalam Sejarah Liga Pro Saudi, Apa Itu?

Berkat gol di laga melawan Al Fateh tersebut, Ronaldo resmi memecahkan rekor terbaru dalam sejarah sepak bola Arab Saudi. Apa itu?
Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Bek Arsenal Riccardo Calafiori dipastikan siap tampil menghadapi Wolverhampton Wanderers pada laga lanjutan Liga Inggris, Kamis (19/2/2026)
10 Ucapan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan 1447 H, Ide Caption Media Sosial

10 Ucapan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan 1447 H, Ide Caption Media Sosial

Berikut 10 contoh ucapan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1447 H, ide caption media sosial.
Ditanya Terkait Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H Berbeda, Menag: Jadikanlah Perbedaan Konfigurasi Indah

Ditanya Terkait Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H Berbeda, Menag: Jadikanlah Perbedaan Konfigurasi Indah

Pemerintah menetapkan awal puasa atau 1 Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi jatuh pada Kamis (19/2/2026). Namun, sebagian menetapkan awal puasa tidak sama
Ternyata Hukum Peluk dan Cium Istri saat Ramadhan Tidak Membatalkan Puasa dengan Catatan ini

Ternyata Hukum Peluk dan Cium Istri saat Ramadhan Tidak Membatalkan Puasa dengan Catatan ini

Momen buka bersama keluarga mulai direncanakan. Selain itu, momen manis lainnya juga ada, kebersamaan suami dan istri dalam menyiapkan sahur
Penasaran soal Hoki Masa Depan, Warga Medan Ikut Ritual Tjiam Si di Pecinan Glodok

Penasaran soal Hoki Masa Depan, Warga Medan Ikut Ritual Tjiam Si di Pecinan Glodok

Perayaan Imlek 2026 di kawasan Petak Sembilan, Pecinan Glodok, Jakarta Barat, ternyata menarik perhatian masyarakat bukan Tionghoa. Salah satunya warga Medan, 
Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT