News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Tangkap Dua Orang Remaja, Diduga Pelaku Pengeroyokan dan Penikaman Seorang Pria Hingga Tewas di Makassar

Unit Opsnal Polsek Bontoala, Kota Makassar, menangkap dua orang remaja insial R (15) dan I (17) yang diduga sebagai pelaku pengeroyokan dan penikaman seorang pria atas nama Fifo (21) hingga tewas yang terjadi di Jalan Tinumbu, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Selasa (21/12/2021) malam. Pelaku diketahui melakukan aksinya lantaran tidak terima korban hendak melerai pertengkaran mereka dengan seorang warga di sekitar TKP.
Rabu, 22 Desember 2021 - 02:26 WIB
Dua Remaja Pelaku Penikaman digelandang ke Polsek Bontoala Makassar
Sumber :
  • Rais Sahabu

Makassar, Sulawesi Selatan - Unit Opsnal Polsek Bontoala, Kota Makassar, menangkap dua orang remaja insial R (15) dan I (17) yang diduga sebagai pelaku pengeroyokan dan penikaman seorang pria atas nama Fifo (21) hingga tewas yang terjadi di Jalan Tinumbu, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Selasa (21/12/2021) malam. Pelaku diketahui melakukan aksinya lantaran tidak terima korban hendak melerai pertengkaran mereka dengan seorang warga di sekitar TKP.

Kedua pelaku dibekuk oleh Aparat Kepolisian, setelah melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. Usai mendapatkan laporan Polisi bahwa korban telah meninggal dunia dengan satu luka tikaman di perut meski sempat mendapatkan perawatan medis di salah satu rumah sakit di Kota Makassar, pada hari Senin (20/12/2021).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‘’Benar kami telah mengamankan pelaku Dua orang yang mana pelaku ini yang melakukan penganiyaan yang menyebabkan korban meninggal dunia di rumah sakit Daya yang di mana kronologis kejadiannya korban ini melerai inisial I dan R melerai ketika I dan E bermasalah di dekat rumah korban sehingga datang korban melerai namun karena kedua pelaku ini habis minum minuman keras jadi tidak sadar yang dilerai ini korban sehingga kedua pelaku ini melakukan penganiyaan dan inisial R yang lakukan penikaman. Korban menderita luka tusukan pada perut satu kali sehingga dibawa ke rumah sakit akademis dan dirujuk ke rumah sakit Daya’’ Ucap Kanit Reskrim Polsek Bontoala. AKP.Rahim

Selain membekuk kedua pelaku itu, Polisi juga turut menyita sebilah badik yang digunakan untuk menusuk korban, Kedua pelaku diketahui memiliki peran yang berbeda-beda, yaitu R yang memukuli korban kemudian I yang ikut membantu R dengan turut memukuli korban serta melakukan penikaman.

Akibat perbuatannya, Kedua pelaku akan tetap dilakukan proses peradilan anak di bawah umur dan akan dikenakan pasal terkait pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia dengan ancaman hukuman sekitar tujuh tahun penjara. (rais sahabu/ade).

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral