News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni Berikan Bantuan Penyandang Tuna Rungu

Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel Agus Fatoni memberikan bantuan kepada salah satu penyandang tuna rungu bernama P Yudha Marbun (50). Fatoni menyambut kedatangannya dengan suka cita di Kantor Gubernur Sumsel, Palembang, Senin (26/2/2024). 
Kamis, 29 Februari 2024 - 15:18 WIB
Pj Gubernur Sumatera Selatan, Agus Fatoni
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan Agus Fatoni memberikan bantuan kepada salah satu penyandang tuna rungu bernama P Yudha Marbun (50). Fatoni menyambut kedatangannya dengan suka cita di Kantor Gubernur Sumsel, Palembang, Senin (26/2/2024). 

Kedatangan pria berusia 50 tahun di Kantor Gubernur untuk bertemu langsung dengan Pj Gubernur Agus Fatoni. Yudha Marbun sebelumnya sempat menempuh jarak 40 Km dengan berjalan kaki. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya sudah berjalan sejauh 40 kilometer dalam Kota Palembang untuk mencari nafkah. Akhirnya terniat untuk menemui pak Gubernur," ungkapnya dengan bahasa isyarat.

Dia mengaku kedatangannya menemui Pj Gubernur untuk menyampaikan secara langsung keinginannya agar dibantu modal untuk membeli peralatan melukis.

"Saya sudah lama menganggur karena belum punya modal untuk membeli alat lukis, mohon bantuannya Pak Gubernur," imbuhnya seperti yang diungkapkan Faisal Fanani salah satu staf penerjemah bahasa isyarat Biro Humas Protokol Setda Sumsel.

Meskipun dengan keterbatasan, namun tidak menyurutkan niatnya untuk melukis. Bahkan dia berjanji akan melukis sosok wajah Pj Gubernur Agus Fatoni.

"Terima kasih, saya sudah bisa bertemu dengan Pak Gubernur," imbuhnya.

tvonenews

Sementara itu, Pj Gubernur Agus Fatoni mengaku sangat senang dirinya dapat bertemu dengan P Yudha Marbun.

"Saya senang sekali bisa bertemu dengan bapak," kata Fatoni.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan Fatoni mengaku kagum dengan semangat dan sikap optimis yang ditunjukan P Yudha Marbun untuk merealisasikan niatnya untuk  melukis. Bahkan sebagai bentuk apresiasi dia memberikan sejumlah uang untuk yang bersangkutan membeli peralatan melukis.

"Ini ada bantuan untuk membeli alat lukis. Tetaplah semangat berkarya," kata Fatoni.(ant/chm)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut barang kawe atau ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya 'kongkalikong' antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti senilai Rp 40,5 miliar di kasus dugaan korupsi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Pernikahan siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi dikabarkan di ujung tanduk. Inara mengaku siap berpisah jika suaminya kembali ke istri sahnya, Wardatina Mawa.
Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) menilai kondisi perpolitikan Indonesia di tahun 2026 masih dalam kategori stabil.

Trending

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT