News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Parah! Coran Bangunan Malah Berisi Bambu, Tembok Puskesmas Jebol Akibat Tembok Penahan Tanah Longsor

Hujan deras yang mengguyur kawasan Garut pada Jumat (17/12/2021) menyebabkan ambruknya tembok penahan tanah (TPT) pasar Mekarmukti yang berada di Kecamatan Mekarmukti. TPT yang ambruk itu mengenai bangunan Puskesmas Mekarmukti dan menjebol tembok bangunan, beruntung tak ada pasien yang mengalami luka. Parahnya lagi Jebolnya bangunan Puskesmas membuat geleng - geleng kepala, karena material yang seharusnya menggunakan besi, malah disulap menggunakan bambu.
Sabtu, 18 Desember 2021 - 01:45 WIB
Tembok Puskesmas yang Jebol Berisi Bambu
Sumber :
  • Taufiq Hidayah
Garut, Jawa Barat-  Hujan deras yang mengguyur kawasan Garut pada Jumat (17/12/2021) menyebabkan ambruknya tembok penahan tanah (TPT) pasar Mekarmukti yang berada di Kecamatan Mekarmukti. TPT yang ambruk itu mengenai bangunan Puskesmas Mekarmukti dan menjebol tembok bangunan, beruntung tak ada pasien yang mengalami luka. Parahnya lagi Jebolnya bangunan Puskesmas membuat geleng - geleng kepala, karena material yang seharusnya menggunakan besi, malah disulap menggunakan bambu.
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sulap aba kadabra, mungkin kalimat yang pantas untuk bangunan Puskesmas yang jebol tertimpa reruntuhan TPT di Kecamatan Mekarmukti Garut, bangunan beton yang seharusnya diisi coran besi, berubah menjadi coran semen berisi bambu. Hal itu dibenarkan Sekertaris Camat Mekarmukti Mamun Gunawan.
 
“Sebelumnya memang hujan cukup deras. Mungkin TPT pasar yang posisinya ada di atas Puskesmas tidak kuat akhirnya ambrol dan materialnya menjebol tembok Puskesmas. Di dalam tembok yang jebol banyak bambu. Harusnya diisi besi ukuran berapa mungkin, ini masalah bambu atau ajir. Palang dada juga yang seharusnya dari besi malah dari bambu yang untuk tongkat pramuka, ” kata Mamun saat dihubungi, Jumat (17/12/2021).
 
Untuk ruangan Puskesmas yang jebol, dijelaskan Ma’mun, adalah unit gawat darurat (UGD) 24 jam Puskesmas Mekarmukti. Setidaknya ada dua ruangan yang terdampak, yaitu untuk observasi dan penanganan pasien UGD. Mamun mengungkapkan bahwa jebolnya tembok puskesmas bukan hanya terjadi akibat tekanan material TPT saja. Lebih dari itu, kondisi bangunan yang seharusnya diperkuat besi namun ternyata malah berisi bambu.
 
Akibat jebolnya bangunan tersebut, menurut Mamun sejumlah alat yang biasa digunakan untuk menangani pasien mengalami kerusakan. Ada beberapa barang yang terpaksa dibiarkan dengan tujuan untuk mengganjal tembok. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
“Kalau malah ditarik, seperti lemari dan kasur pasien, tembok lainnya bisa jebol,” tutup Mamun. (taufiq/ade)
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT