News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

7 Tips Mengelola Keuangan Sehat untuk Milenial

Salah satu tujuan hidup kebanyakan orang adalah mencapai kondisi keuangan yang sehat dan stabil di masa depan. Cara yang perlu dilakukan untuk mewujudkan impian tersebut adalah dengan mengelola keuangan sejak dini. 
Selasa, 13 Februari 2024 - 15:29 WIB
Ilustrasi menabung.
Sumber :
  • makmur.id

tvOnenews.com - Salah satu tujuan hidup kebanyakan orang adalah mencapai kondisi keuangan yang sehat dan stabil di masa depan. Cara yang perlu dilakukan untuk mewujudkan impian tersebut adalah dengan mengelola keuangan sejak dini. 

Mengelola keuangan bukan berarti Anda menahan diri tidak mengeluarkan uang sama sekali, melainkan membuat perencanaan keuangan dengan matang sesuai penghasilan bulanan. Salah satu cara yang dapat Anda lakukan adalah membeli produk investasi melalui makmur.id sebagai tabungan untuk kebutuhan besar di masa depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi keuangan yang sehat dan stabil bukan berarti Anda mendapat penghasilan besar untuk memenuhi semua kebutuhan dan gaya hidup Anda. Kebanyakan gaya hidup akan meningkat seiring dengan pertumbuhan penghasilan bulanan yang Anda dapatkan. Oleh sebab itu, keuangan stabil dan sehat bukan berdasarkan penghasilan yang didapat, melainkan dengan pengelolaan keuangan yang tepat dan seimbang.

Tips Mengelola Keuangan yang Sehat
Para milenial sering diidentifikasi dengan sekelompok anak muda usia produktif yang memiliki kebiasaan konsumtif dan gaya hidup serba instan. Untuk memenuhi gaya hidup masa kini, tak jarang para milenial melakukan over budget dari penghasilan bulanan dan terjerat pinjaman online atau kartu kredit. 

Untuk itulah dibutuhkan pengetahuan cara mengelola keuangan yang benar agar keuangan tetap stabil dan sehat untuk menghadapi tantangan di masa mendatang. Berikut ini tips mengelola keuangan sehat yang dapat Anda terapkan untuk kestabilan keuangan di masa depan.
1. Menetapkan Tujuan Keuangan
Langkah pertama menuju keuangan yang sehat adalah menetapkan tujuan. Buat rencana tujuan keuangan jangka pendek, menengah, dan panjang. Apakah itu untuk membayar utang, menabung untuk liburan, atau merencanakan investasi jangka panjang misalnya dengan produk reksa dana, menetapkan tujuan membantu Anda fokus dan berkomitmen pada perjalanan keuangan Anda.
2. Membuat Anggaran
Anggaran merupakan kunci utama untuk mengelola keuangan dengan benar untuk kehidupan lebih baik dan stabil di masa depan. Tentukan pengeluaran bulanan Anda berdasarkan penghasilan yang didapat, termasuk kebutuhan pokok, tagihan, dan hiburan. Selalu alokasikan sebagian dari pendapatan Anda untuk tabungan dan dana darurat. Aplikasi keuangan dapat membantu Anda melacak pengeluaran dan membuat anggaran dengan lebih efektif.
3. Mengurangi Utang Konsumtif
Milenial sering dihadapkan pada beban utang, terutama dari kredit konsumtif. Jika Anda terlanjur mengambil utang, prioritaskan pembayaran utang dengan suku bunga tinggi dan pertimbangkan untuk merundingkan tingkat bunga yang lebih rendah pada pihak bank atau lembaga pemberi pinjaman. Selalu bayar tagihan tepat waktu untuk menghindari denda dan bunga tambahan yang membuat pengeluaran Anda semakin bertambah.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral