News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sudah Waktunya Indonesia Dipimpin Anak Muda

Terlepas dari pro kontra bahwa keduanya anak dari Presiden Joko Widodo, sudah waktunya bangsa ini dinakhodai oleh anak muda yang berusia dibawah 40 tahun. 
Selasa, 30 Januari 2024 - 21:22 WIB
Denny Tewu, Kaprodi Manajemen Pasca Sarjana UKI.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Bunga Mawar dilambangkan sebagai anak muda yang elok rupa dan harum baunya, namun memiliki duri untuk melindungi dirinya. Majunya Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden (cawapres) termuda pada kontestasi Pilpres 2024 dan Kaesang Pangarep yang menduduki posisi ketua umum partai termuda di Indonesia, mendapat apresiasi positif dari Denny Tewu.

Terlepas dari pro kontra bahwa keduanya anak dari Presiden Joko Widodo, baginya sudah waktunya bangsa ini dinakhodai oleh anak muda yang berusia dibawah 40 tahun. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya mencontohkan semenjak zaman penjajahan, kemerdekaan hingga peralihan orde baru ke reformasi, perjuangan untuk perubahan selalu diwarnai oleh pergerakan mahasiswa atau ara anak muda sebagai motor penggerak," ungkap Denny yang juga menjabat sebagai Kaprodi manajemen pasca sarjana UKI.

Kalau kita mengacu kepada kemerdekaan RI tahun 1945, para anak mudalah yang menculik Soekarno/Hatta ke Rengasdengklok untuk memproklamirkan Kemerdekaan RI. Begitu juga di zaman orde baru yang berkuasa selama 32 tahun, lanjut Denny, saat itu anak muda jualah yang berjuang menduduki Gedung DPR/MPR RI hingga Soeharto mundur dan kita memasuki era Reformasi. 

Sayangnya mereka para anak muda yang berjuang pada seniornya yang menjadi pemimpin puncak, sebut saja seperti Budiman Sujatmiko dan kawan-kawan dimana mereka? Hanyalah menjadi saksi keberhasilan reformasi.

Kini anak muda generasi Y dan Z sebagai representasi Generasi emas, dibukakan pintu oleh Presiden Jokowi untuk menyongsong Indonesia emas tahun 2045 dengan menjadi pimpinan dari dalam sistem.

Diawali dengan mengangkat Mendikbudristek Nadiem Makarim yang kelahiran 1984 bahkan Menpora Dito Ariotedjo yang lahir pada 1990 serta sejumlah politisi muda lainnya yang kini menempati jabatan mentereng, menandakan perjuangan anak muda untuk menjadi pemimpin dan bukan hanya menjadi pelengkap penderita lagi. Mereka telah membuktikan bahwa mereka mampu, debat Cawapres membuktikan anak muda kini tidak kalah dengan para seniornya.

Perjuangan anak muda kini diwaranai dengan slogan Mawar Melawan, mereka siap menjadi pemimpin fraksi bahkan pimpinan DPR/MPR dalam semua tingkatan, sepanjang rakyat Indonesia mempercayakan suaranya kepada mereka. 

tvonenews

Mereka ingin berjuang dari dalam sistem untuk menegakkan anti intoleransi dan anti korupsi, mereka melihat Trias Politika Indonesia (Legislatif, Eksekutif, Judikatif) telah digerogoti oleh penyakit kronis koruptor, untuk itu mereka harus melawan dari dalam, tidak cukup hanya menduduki Gedung DPR RI Dari luar, tetapi harus melawan dari dalam sistem.

Untuk itu UU perampasan aset koruptor harus di golkan, itu komitmen dan hanya mungkin apabila mendapatkan dukungan suara rakyat yang signifikan.

Untuk memberantas korupsi memang harus ada partai yang menggembleng kadernya agar anti suap dan bisa memberantas korupsi hingga ke akar-akarnya secara sistematis. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"PSI, sebagai partai yang sering disimbolkan sebagai partainya anak muda, melarang anggota dewannya bermain proyek, mereka wajib menjadi pengawas eksekutif yang kritis, mereka harus selalu melapor secara transparan, partai ini harus mendidik para kadernya agar bisa menyelesaikan dan menuntaskan kasus korupsi yang banyak terjadi di masyarakat mulai dari dirinya sendiri," papar Denny.

Selain bicara pemimpin muda dan bisa memberantas korupsi, Denny juga menekankan Indonesia butuh pemimpin muda yang anti intoleransi. 
"Bhineka Tunggal Ika berbeda-beda tetapi satu tujuan demi kejayaan bangsa Indonesia, tandas Denny semua harus benar-benar dipegang teguh oleh Para pemimpin Indonesia kedepan," tutup Denny Tewu.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral