News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Dugaan Penembakan OTK ke Kubu Prabowo-Gibran, TKN Serahkan ke Polisi

Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran mengaku telah menerima kabar soal dugaan penembakan mobil Ketua Tim Garda Prabowo-Gibran Sulawesi Selatan, Jabar Nur.
Minggu, 14 Januari 2024 - 18:49 WIB
TKN Prabowo-Gibran respons dugaan penembakan ke mobil Ketua Tim Garda Sulawesi Selatan, Jabal Nur
Sumber :
  • Tim tvOne/M Bagas

Jakarta, tvOnenews.com - Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran mengaku telah menerima kabar soal dugaan penembakan mobil Ketua Tim Garda Prabowo-Gibran Sulawesi Selatan, Jabar Nur, Sabtu (3/1/2023) dini hari.

Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran, Juri Ardiantoro mengaku pihaknya menyerahkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kasus-kasus itu kita serahkan ke polisi saja, biar ditangani bagaimana semestinya," ujar Juri Ardiantoro di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (14/1/2024).

Sebelumnya, Ketua Tim Garda Prabowo-Gibran Sulawesi Selatan, Jabal Nur diduga mendapat teror dari orang tak dikenal (OTK), Sabtu (13/1) sekitar pukul 04.00 WIB. 

Teror tersebut berupa penembakan dari orang tidak dikenal ke arah mobilnya di daerah Kecamatan Bisapp, Bantaeng. 

Jabal mengatakan peristiwa itu bermula saat memarkirkan mobil di depan Kantor Bank BRI Bisappu, melaksanakan salat Subuh di masjid terdekat.

Menurutnya, saat peristiwa penembakan itu, tidak ada orang yang berada di dalam mobil.

"Saya lagi salat Subuh dekat situ. Terus adik saya lagi di ATM tarik uang. Jadi, saat penembakan tidak ada orang di mobil," ujar Jabal seusai dihubungi.

Jabal menceritakan seusai salat, langsung menuju rumah, yang mana belum mengetahui adanya penembakan tersebut.

Menurut dia, penembakan itu diketahui setelah tiba di rumah, yang mana terdapat proyektil peluru di dalam mobil.

"Saya cek dan ternyata ada proyektil peluru dalam mobil. Tapi, pelurunya itu agel (jenis peluru)," tambahnya.

Jabal Nur menduga telah menjadi target dari OTK dengan motifnya kuat ada kaitannya dengan politik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dugaan sementara, bisa jadi ada keterkaitan dengan politik. Saya kan Ketua Tim relawan Garda Prabowo-Gibran juga di Sulsel," kata dia.

Adapun, saat ini kasus dugaan penembakan tersebut tengah didalami Polres Bantaeng.(lpk)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT