News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebut Puan Belum Total Dukung Ganjar, Qodari Singgung Makan Malam Jokowi dengan Prabowo

Muhammad Qodari beberkan analisanya soal PDIP, hingga hubungan Puan Maharani untuk mendukung Ganjar di Pilpres 2024. Bahkan, disebutnya ada yang tak sejalan
Kamis, 11 Januari 2024 - 12:25 WIB
Kolase Foto Muhammad Qodari, Puan Maharani, dan Ganjar
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Menurut analisa Pengamat Politik, Muhammad Qodari, bahwa Puan Maharani belum total mendukungan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024. Bahkan, dia singgung soal tanggapan Ganjar dan Puan tak selaras soal Makan Malam Presiden Jokowi dengan Prabowo Subianto. 

Hal ini diungkapkan Pengamat Politik, Muhammad Qodari di kanal YouTube Total Politik, seperti yang dikutip tvOnenews, pada hari Kamis (11/1/2023). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Muhammad Qodari menyatakan itu, lantaran menurutnya, satu iklannya belum muncul ganjar, yang kedua pernyataan Puan masih bersifat netral, belum sejalan dan searah dengan Ganjar Pranowo.

"Kemarin Puan ditanya soal pertemuan Prabowo dengan Presiden Jokowi. Kalau kita dengar elit PDIP ya, atau Ganjar sendiri menyatakan, 'sudah jelas berpihak' kan gitu kan," kata Pengamat Politik, Muhammad Qoari, di kanal YouTube Total Politik. 

"Mbak Puan bilang apa? 'Ya, kalau makan sendiri kan enggak enak' itu (pernyataan itu) sangat memaklumi kan? sangat netral dan sangat memaklumi, dan tak ada tafsir Pak Jokowi berpihak segala macam," sambungnya.

Jadi, kata Qodari, secara pernyataan Puan Maharani itu, Puan belum total bergabung ke Ganjar.

"Kalau sudah bergabung, pasti Puan ngomong juga 'Jokowi telah berpihak' kan gitu kan?" pungkasnya.

Hal ini begitu penting sebenarnya untuk menyatakan jawaban yang sama, karena adanya Ulang Tahun PDIP. Bahkan, dikabarkan sampai saat ini, Presiden Jokowi belum menerima undangan acara ulang tahun PDIP. 

"Atau nggak diudang, atau ada kunjungan luar negeri. Tetapi, intinya di hari menjelang Ulang Tahun PDIP, Pak Jokowi tidak akan hadir dan kita anggap 90 persen tidak hadi," jelasnya.

Hal ini lantaran, di satu sisi PDIP, belum ada kirim undangan, lalu dari Presiden Jokowi sudah ada agenda ke luar negeri. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi, dari dua pihak ini kan arahnya beda, satu ke utara, satu lagi ke Selatan," ujarnya dengan tawa. 

Sehingga menurutnya, 90 persen bahwa Presiden Jokowi tidak akan hadir. Lanjutnya jelaskan, dalam konteks itu, bicara Puan Maharani bukan mustahil bahwa Puan Maharani seharunya mengeluarkan pernyataan keras kepada Jokowi soal pertemuan Prabowo dan Presiden.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral