News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ratusan Petani Pemetik Teh Tambi Wonosobo Dukung Prabowo-Gibran

Ratusan Petani yang berada di wilayah Perkebunan Tambi di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah mendeklarasikan dukungan untuk pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 2, Prabowo-Gibran, Kamis (4/12/2024).
Kamis, 4 Januari 2024 - 11:51 WIB
Ratusan Petani yang berada di wilayah Perkebunan Tambi di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah mendeklarasikan dukungan untuk pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 2, Prabowo-Gibran.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Ratusan Petani yang berada di wilayah Perkebunan Tambi di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah mendeklarasikan dukungan untuk pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 2, Prabowo-Gibran, Kamis (4/12/2024).

Alasan para petani di wilayah Perkebunan Teh Tambi Kabupaten Wonosobo itu mendukung Prabowo-Gibran adalah karena sosok Prabowo yang peduli kesejahteraan petani.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para Relawan Prabowo Pembela Petani (RPPP) yang hadir langsung juga memberikan bantuan berupa 5 mesin petik teh kepada para petani.

“Kami sudah pernah merasakan pemerintahan Pak Ganjar dan kami tidak kenal prestasi Pak Anies, jadi kami pilih Pak Prabowo saja yang sepertinya sudah selesai dengan hidupnya," kata Narko Ngadiran mewakili para Petani Teh di Perkebunan Tambi.

Tak hanya itu saja, Relawan Prabowo Pembela Petani itu juga memberikan bantuan kepada sejumlah Petani yang mengutarakan kesulitan biaya guna menebus Ijazah dari anak-anak mereka yang tak bisa meneruskan mengenyam pendidikan di bangku sekolah.

Para Petani di Perkebunan Tambi ini berharap pada Prabowo-Gibran kelak memenangkan Pemilu 2024 dapat membangun prasarana Sekolah dari tingkat PAUD hingga SLTA.

Ratusan Petani yang berada di wilayah Perkebunan Tambi di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah mendeklarasikan dukungan untuk pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 2, Prabowo-Gibran.

Sebab, jarak sekolah yang ada saat ini ditempuh oleh anak-anak para petani teh itu sangat jauh sekali.

“Kami juga ingin Pak Prabowo dan Mas Gibran nanti memberikan kami bantuan biaya sekolah atau sekolah gratis untuk anak-anak kami sampai perguruan tinggi,” ujar Wati Pemetik Teh.

Terlebih, rendahnya upah para petani pemetik teh, naiknya harga-harga bahan pokok diakui para petani itu sangat berat merogoh kocek lebih dalam lagi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para petani juga berharap agar nantinya Prabowo-Gibran dapat memberikan bantuan pupuk subsidi langsung kepada para petani.

Sebab, selama ini pupuk subsidi itu banyak dimainkan oknum tidak bertanggung jawab hingga tak sampai ke tangan petani.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral