News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Minibus Seruduk Kios Tambal Ban di Kulon Progo, Dua Orang Terluka

Diduga sopir mengantuk, sebuah minibus menabrak halte bus dan kios tambal ban, di ruas Jalan Khudori, Wonosidi Kidul, Wates, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta
Jumat, 10 Desember 2021 - 18:41 WIB
Kondisi minibus yang menabrak lokasi tambal ban di Kulon Progo, DY, Jumat (10/12/2021)
Sumber :
  • Tim tvOne - Ari Wibowo

Kulon Progo, DIY - Diduga sopir mengantuk minibus menabrak halte bus dan kios tambal ban, di ruas Jalan Khudori, Pedukuhan Wonosidi Kidul, Kelurahan Wates, Kecamatan Wates, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta. Akibat kecelakaan ini dua orang yang merupakan kakak beradik mengalami luka parah lantaran tertabrak mobil.

Kasatlantas Polres Kulon Progo AKP Purwanta mengatakan, mobil Toyota Kijang dengan nopol G 1385 NG yang dikemudikan oleh Imawan Henry Arifianto (44), warga Brebes, Jawa Tengah, melaju dari arah Jogja menuju Brebes.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mobil yang melaju kencang itu tiba-tiba berbelok ke arah kiri hingga naik ke trotoar dan berhenti setelah menabrak kios tambal ban. 

"Mobil yang tak terkendali sempat menabrak halte bus dan baru terhenti ketika menabrak tiang telepon dan menabrak kios tambal ban di tepi jalan." kata AKP Purwanta, Jumat (10/12/2021).

"Sopir diduga mengantuk ketika mengemudikan mobil. Sang sopir juga mengakuinya saat dimintai keterangan oleh petugas kepolisian" lanjut Purwanta.

Saat kejadian, menurut AKP Purwanta, dua orang laki-laki yang merupakan kakak beradik, yakni Siswanto (63) warga setampat sekaligus pemilik kios tambal ban dan Joko Triatmono (58) warga Kalurahan Margosari, Kecamatan Pengasih tengah duduk di halte bus ikut tertabrak. Keduanya tak sempat menghindar kemudian ditabrak mobil hingga terpental sejauh dua meter. 

Akibat kejadian tersebut kedua korban mengalami luka parah pada bagian kepala. Joko dan Siswanto kemudian dilarikan ke RS Kharisma Paramedika untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara pengemudi maupun penumpang mobil tak mengalami luka dan mengalami trauma pasca kejadian.

Meski tak ada korban jiwa akibat kejadian ini juga membuat arus dari Yogyakarta ke arah Purworejo maupun sebaliknya sempat tersendat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi telah melakukan oleh TKP dan melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan sedangkan untuk bangkai mobil dibawa ke mapolres Kulon Progo. (Ari Wibowo/Buz) 

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT