News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ayah Pembunuh 4 Anak Kandung di Jagakarsa Sempat Mau Akhiri Hidup, Tancapkan Pisau ke Perut, Gagal Mati

Warga kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan digegerkan dengan penemuan empat bocah yaitu VA (6), SA (4), AA (3), dan AK (1) yang tewas di dalam rumahnya, (7/12).
Kamis, 7 Desember 2023 - 12:37 WIB
Polisi telah melakukan olah TKP di lokasi penemuan empat jasad anak di wilayah Gang Roman RT 04/03, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (6/12/2023).
Sumber :
  • Aldi Herlanda/tvOnenews.com

tvOnenews.com - Warga kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan digegerkan dengan penemuan empat bocah yaitu VA (6), SA (4), AA (3), dan AK (1) yang tewas di dalam rumahnya, pada Rabu (06/12/2023).

Sebelum ditemukan tewas, warga mencium aroma busuk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan kesaksian salah seorang warga bernama Titin, sebelum para korban ditemukan tewas, dirinya sempat mencium bau tak sedap di sekitaran rumahnya.


4 anak ditemukan tewas dan membusuk di dalam rumah kontrakannya di Jagakarsa, Jakarta Selatan Rabu (06/12/2023). (source: Aldi Herlanda/tvOnenews)

Bahkan awalnya ia mengira bau tersebut merupakan bangkai tikus.

"Pagi jam setengah 6, nyium bau bangke, saya ngiranya bangkai tikus," ungkapnya.

"Pas udah siang disitu (ventilasi rumah korban) ada lalat hijau, terus saya manggil yang punya kontrakan," sambungnya.

Selanjutnya, dirinya meminta tolong kepada ketua RT setempat untuk melakukan pengecekan rumah tersebut. 

"Pak RT dateng, kan itu pintunya dikunci, terus Pak RT manggil tukang kunci, pas udah dibuka, ngeliat si pak Panca tergeletak di kamar mandi, tangannya berdarah di silet silet, terus liat anak anaknya tergeletak di dalam kamar," tutupnya. 

Berdasarkan foto yang dilihat tvOnenews.com keempat bocah malang di Jagakarsa itu tewas dengan posisi berjajar di atas kasur dengan kondisinya membusuk. 

Setelah mendapatkan laporan dari dari ketua RT, Polisi pun datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). 

Dan akhirnya, keempat jasad tersebut di evakuasi menggunakan kantong jenazah dan dibawa menggunakan ambulan menuju rumah sakit untuk dilakukan autopsi.

Saat ditemukan, keempat bocah tersebut dalam kondisi telentang tak berdaya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Keempat anak ini adalah anak-anak dari saudara P dan istrinya saudari D ditemukan berjejer di tempat tidur dalam kondisi MD," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Polisi Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Kamis (7/12/2023).

Sementara itu, terduga pelaku yang merupakan ayah korban ditemukan tergeletak di dalam kamar mandi dengan luka sayatan pada bagian tubuhnya. 


Polisi telah melakukan olah TKP di lokasi penemuan mayat 4 anak di wilayah Gang Roman RT 04/03, Kelurahan/Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan. (source: Aldi Herlanda/tvOnenews)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral