News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Film Dokumenter 'Pandit Nehru Visits Indonesia' Akhirnya Dikoleksi ANRI

Duta Besar Australia untuk Indonesia Penny Williams menyerahkan salinan digital film dokumenter bersejarah "Pandit Nehru Visits Indonesia" kepada Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) dalam sebuah acara serah terima di Jakarta pada Selasa (5/11).
Selasa, 5 Desember 2023 - 13:08 WIB
Duta Besar Australia untuk Indonesia Penny Williams menyerahkan salinan digital film dokumenter bersejarah "Pandit Nehru Visits Indonesia" kepada Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI)
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Duta Besar Australia untuk Indonesia Penny Williams menyerahkan salinan digital film dokumenter bersejarah "Pandit Nehru Visits Indonesia" kepada Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) dalam sebuah acara serah terima di Jakarta pada Selasa (5/11).

"Kami merasa terhormat dapat menyerahkan salinan film 'Pandit Nehru Visits Indonesia' kepada ANRI. Film dokumenter ini merupakan rekaman berharga dari sebuah momen penting dalam sejarah Indonesia," kata Dubes Penny pada acara tersebut.

Film dokumenter yang diproduksi oleh Perusahaan Film Negara (PFN) tersebut mencatat sejumlah peristiwa penting selama tahun-tahun awal setelah kemerdekaan Indonesia.

tvonenews

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA



Film tersebut merekam peristiwa ketika presiden Soekarno menerima kunjungan perdana menteri India Jawaharlal Nehru ke Indonesia pada tahun 1950an dan memotret sejarah luar biasa hubungan Indonesia dan India pada saat itu.

Secara khusus, film tersebut juga menunjukkan dukungan India terhadap kemerdekaan Indonesia, yang kemudian disusul dengan dukungan dari Pemerintah Australia.

"Jadi, Australia adalah satu-satunya negara kedua yang secara terbuka mendukung kemerdekaan Indonesia dari Belanda, dan bersama India bekerja keras di kancah internasional, termasuk di PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa), agar Indonesia dapat menegaskan kemerdekaannya," kata Penny.

Dubes Penny berharap film dokumenter tersebut dapat menjadi sumber informasi bagi generasi Indonesia saat ini dan yang akan datang untuk mempelajari peristiwa pada periode setelah kemerdekaan Indonesia.

Sementara itu, akademisi Australia David Hanan dari University of Melbourne telah menemukan bahwa salinan film dokumenter yang dibawa ke Australia oleh juru kamera Belanda pada sekitar 1950 dan disimpan di National Film and Sound Archive (NFSA) Australia itu merupakan salinan terakhir yang diketahui keberadaannya.

Film berdurasi 60 menit itu, kata dia, tidak diputar di Indonesia selama beberapa dekade, dan tidak ada satu cetakan pun yang bisa ditemukan di arsip film Indonesia.

"Seolah-olah, film yang bersejarah ini hilang dari sejarah," katanya.(ant/bwo)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral