GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anggaran Dipangkas, Sampah di Brebes Menumpuk di Tempat Pembuangan Sementara

Sudah setahun lebih penanganan sampah di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, mengalami masalah. Sampah-sampah menumpuk di sejumlah Tempat Pembuangan Sementara (TPS).
Rabu, 1 Desember 2021 - 18:59 WIB
Tumpukan sampah di TPA Kaliwingi, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Rabu (1/12/2021)
Sumber :
  • Tim tvOne - Otong Susilo

Brebes, Jawa Tengah - Sudah setahun lebih penanganan sampah di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, mengalami masalah. Sampah-sampah menumpuk di sejumlah Tempat Pembuangan Sementara (TPS) karena tidak segera diangkut menuju Tempat Pembuangan Akhir ( TPA ) yang berada di desa Kaliwingi, Brebes.

Ternyata problemnya adalah petugas sampah dari sejumlah TPS harus mengantri saat berada di TPA. Dari dua alat berat berupa backhoe di TPA, hanya satu yang bisa dioperasikan karena satunya mengalami kerusakan dan belum diperbaiki. Sedangkan satu yang dioperasikan bekerja tidak maksimal akibat keterbatasan bahan bakar.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rudy salah satu petugas pengangkut sampah dari TPS Desa Pesantunan mengeluhkan penangan sampah di TPA Kaliwingi, alat berat yang sering berhenti membuat sampah menggunung di bagian depan TPA. Alat angkut sampah roda tiga tidak bisa serta merta membuang, karena harus mengantri hingga empat jam.

" kami petugas pengangkut sampah tidak bisa segera mengangkut lagi karena lama untuk membongkar disini, jadi kami yang sering kena damprat warga karena terlambat" keluh Rudy saat ditemui Rabu (01/12/2021) .

" Sehari kami hanya bisa mengangkut sekali " tambah Rudy.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah Kabupaten Brebes, Agus Kholik, saat ditemui tvonenews.com mengakui jika pengelolaan sampah di Kabupaten Brebes ada persoalan. 

" kami saat ini sehari hanya bisa sekali mengangkut sampah karena keterbatasan anggaran. Sebelumnya anggaran dari APBD Brebes sekitar 12 miliar rupiah, sekarang hanya sekitar 8 miliar rupiah, sehingga kami harus mengatur sedemikian rupa agar pengelolaan sampah ini bisa tertangani " jelas Agus Kholik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

" Sebenarnya untuk mengurangi volume sampah warga juga harus ikut berperan, jangan membuang sampah seutuhnya tapi harus dipilah , misalkan jenis sampah organik bisa dijadikan kompos sedangkan yang non organik bisa tetap dibuang '" pungkas Agus Kholik.

Dari data yang ada setiap hari untuk wilayah Brebes memproduksi sekitar 954 ton sampah , sedangkan yang tertangani hanya sekitar 170 ton sampah. (Otong Susilo/Buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Timnas Iran dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk mundur dari Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Keputusan itu men-
Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, motif Utama pimpinan ponpes perkosa santriwati di Lombok Tengah. Bahkan, kabar yang beredar luas di media sosial itu, menuai komentar netizen.
Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Kabar baik datang untuk Inter Milan yang mendapat sinyal positif setelah manajemen US Sassuolo Calcio membuka peluang melepas rekan duet Jay Idzes, Muharemovic.
THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung angkat bicara soal mekanisme pembayaran tunjangan hari raya (THR) Idulfitri bagi aparatur sipil negara (ASN) di DKI Jakarta.
Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, senjata mematikan milik Iran. Bahkan senjata itu bisa membuat Amerika Serikat dan Israel bisa kocar-kacir. Seperti diketahui, AS dan Israel melancar
Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Hasilnya, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Trending

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sejumlah warga menggeruduk rumah wanita berinisial DR (20) yang diduga membuang bayi hasil hubungan gelapnya
Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis “Bini Orang” menjadi salah satu tren busana muslim paling mencuri perhatian menjelang Lebaran 2026. Terinspirasi dari Inara Rusli, yuk simak deskripsinya!
Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Bek Nottingham Forest, Neco Williams, blak-blakan soal target utama skuadnya saat bertandang ke markas Manchester City di Stadion Etihad, Kamis (5/3/2026).
Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melaporkan dugaan pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh saksi kasus dugaan korupsi mantan Sekretaris Mahkamah Agung
Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak memilih tidak banyak bicara terkait kepemimpinan wasit usai timnya ditahan imbang Persebaya Surabaya pada pekan ke-24 Super -
Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Bandung menahan imbang 2-2 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (2/3/2026). Dalam laga ini pun menyedot perhatian publik setelah berbagai kejanggalan atas keputusan wasit. 
Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Eks Pelatih timnas Indonesia ini sekarang membangun pemain sepakbola perempuan. Berikut penjelasannya
Selengkapnya

Viral