News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rakernas XIII, Ketum KMHDI Soroti Krisis Iklim yang Tengah Menimpa Dunia

Ketua Umum PP KMHDI I Wayan Darmawan mengatakan bahwa dunia tengah menghadapi krisis iklim dan pemanasan global ekstrim yang menyebabkan kekeringan, krisis air bersih, kebakaran hutan, kabut asap, gagal panen hingga kelaparan. 
Minggu, 5 November 2023 - 20:08 WIB
Menteri Sosial Republik Indonesia Tri Rismaharini hadir dalam Rakernas KMHDI.
Sumber :
  • kmhdi.org

tvOnenews.com - Ketua Umum PP KMHDI I Wayan Darmawan mengatakan bahwa dunia tengah menghadapi krisis iklim dan pemanasan global ekstrim yang menyebabkan kekeringan, krisis air bersih, kebakaran hutan, kabut asap, gagal panen hingga kelaparan

Hal ini disampaikan dalam Rapat Kerja Nasional Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) ke XIII, Sabtu (4/11), di Surabaya, Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hari ini kita sering merasakan cuaca panas. Termasuk cuaca di Surabaya cukup panas beberapa hari ini, dan mungkin juga beberapa kota lain di Indonesia. Kondisi ini menandakan bahwa krisis iklim sudah didepan mata. Dan upaya nyata harus segera dilakukan untuk mengatasi krisis iklim ini," kata Darmawan, Minggu (5/11), kepada wartawan.

Darmawan, menjelaskan sampai pada hari ini belum ada langkah-langkah serius yang dilakukan oleh negara dalam hal ini pemerintah dalam mengatasi krisis iklim. Selain dari pada penyaluran bantuan Langsung Tunai (BLT) yang di rencanakan.

Menurutnya persoalan krisis iklim ini tentu telah menjadi sumber dan penyebab dari berbagai pemasalahan sosial lainnya yang kita rasakan hari ini, dan oleh sebab itu maka menjadi penting bersama kita dorong pemerintah untuk lebih tegas dan lebih serius melihat dan menyelesaikan persoalan ini. 

"Teruntuk kader-kader KMHDI agar tanpa Lelah bersama kita secara konsisten berkontribusi dalam mencegah dan menanggulangi krisis iklim dan dampak turunannya melalui edukasi dan aksi aksi nyata bersama masyarakat," terangnya.

tvonenews

Disamping itu, Darmawan juga menyoroti akses terhadap dunia pendidikan yang belum merata. Hal ini diungkapkan saat menyampaikan sambutan dalam Rapat Kerja Nasional XIII (Rakernas). Menurut Darmawan belum meratanya akses pendidikan ditandai dengan rata-rata SDM Indonesia masih didominasi lulusan SMP. Disamping itu, biaya pendidikan pun yang kian hari makin mahal. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pendidikan justru menjadi tempat yang menakutkan bagi anak-anak, di sekolah justru menjadi pusatnya perundungan, sekolah menjadi arena adu kekuatan dan jabatan orang tua siswa, di perguruan tinggi justru banyak bermunculan mahasiswa depresi hingga merenggut nyawa," ungkap Darmawan.

Turut hadir dalam Rakernas KMHDI Wakil Gubernur Jawa Timur H. Emil Elestianto Dardak, Menteri Sosial Republik Indonesia Tri Rismaharini. Dalam kesempatan ini pula 32 PP KMHDI 2023-2025 resmi dikukuhkan.

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT