GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Santri Ponpes Darul Amin Sampit yang Keracunan Makanan Berangsur Sembuh

Puluhan santri Pondok Pesantren Darul Amin Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), yang mengalami keracunan massal, kini sudah berangsur sembuh.
Sabtu, 27 November 2021 - 11:37 WIB
Santri Ponpes Darul Amin Sampit Berangsur Pulih setelah Mengalami Keracunan Makanan
Sumber :
  • Didi Syachwani

Kotawaringin Timur, Kalteng - Puluhan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Amin Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), yang Jumat (26/11/2021) malam mengalami keracunan massal, kini kondisinya sudah berangsur-angsur sembuh.

"Alhamdulillah, setelah mendapat perawatan yang intensif dari pihak RSUD Dr. Murdjani, kondisi santri kami sudah berangsur-angsur sembuh. Dari 11 santri yang dirawat, kini hanya tinggal 4 orang santri saja. Insya Allah hari ini juga sudah diperbolehkan pulang," terang Pimpinan PP Darul Amin Sampit Ustadz H. Akhmad Rayyan Zuhdi Abrar, Sabtu (27/11/2021).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Demikian pula dengan 19 orang santri yang dirawat di pesantren, semuanya sudah dinyatakan sembuh oleh dokter yang merawatnya. 

"Mereka disarankan dokter untuk istirahat yang cukup untuk pemulihan," tambahnya.

Kasus keracunan makanan ini juga telah ditangani pihak Polres Kotim. Petugas satreskrim pun telah mendatangi pesantren terbesar di Kalteng yang berlokasi di Jl. HM. Arsyad KM 3,5 tersebut untuk melakukan penyelidikan.

Petugas bagian Inafis juga telah mengumpulkan sejumlah barang bukti, untuk mencari penyebab keracunan makanan nasi bungkus, yang merupakan pemberian dari seseorang.

"Kami masih menyelidiki kasus ini, dan kami masih terus mencari tahu, siapa oknum warga yang memberikan makanan nasi bungkus kepada para santri," tegas Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin, via sambungan telepon.

Sebagaimana yang diketahui, puluhan santri pondok pesantren Darul Amin Sampit, tiba-tiba mengalami keracunan makanan secara massal usai menyantap makanan nasi bungkus yang diberikan seseorang setelah mereka melaksanakan sholat Jumat di Masjid Nur Alif, yang letaknya tidak seberapa jauh dari pondok pesantren tersebut.

Para santri tersebut mengeluh kepala mereka tiba-tiba pusing dan perutnya mual. Fisik mereka terlihat juga melemah, kemudian muntah-muntah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh pihak pesantren, para santri yang keracunan makanan tersebut langsung diputuskan untuk dibawa  ke RSUD Dr. Mudjani Sampit, terutama bagi santri yang kondisinya parah.

Sesampainya di rumah sakit, para santri tersebut langsung mendapatkan perawatan yang intensif dari tenaga medis, dan langsung diberikan cairan infus. (Didi Syachwani/act)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral