News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mantan Walikota Padang Angkat Bicara Terkait Meningkatnya Kasus Kejahatan Seksual Terhadap Anak

Mantan Walikota Padang dua periode (2005-2015), Fauzi Bahar angkat bicara terkait merebaknya kasus kejahatan seksual terhadap anak di Kota Padang.
Kamis, 25 November 2021 - 16:08 WIB
Mantan Walikota Padang Fauzi Bahar angkat bicara terkait merebaknya kasus kejahatan seksual terhadap anak di Kota Padang.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Wahyudi Agus

Padang, Sumatera Barat – Mantan Walikota Padang dua periode (2005-2015), Fauzi Bahar angkat bicara terkait merebaknya kasus kejahatan seksual terhadap anak di Kota Padang. Menurutnya, jika ditanyakan kepada semua orangtua, harta yang paling mahal adalah anak gadisnya. 
 
“Jangankan pecah, tergores saja nggak rela dia, maka dari itu, persoalan ini harus menjadi perhatian pemerintahan kota dan kabupaten. Selain itu, ini juga karena pengaruh smartphone atau telepon pintar. Dulu saya melarang anak-anak SMA, SMP, SD tak boleh pakai smartphone, namun hari ini semua memakainya dan kita tidak bisa mengontrol,” ujar Purnawirawan Angkatan Laut ini.
 
Oleh karena itu peranan orangtua dan tokoh masyarakat penting sekali, tambah Fauzi Bahar. Sementara, angka kasus yang terjadi ini sangat mengagetkan, dalam tahun ini terdapat 85 kasus. Artinya, kasus yang terjadi di kota Padang, sudah sangat mengkhawatirkan.
 
“Yang sering menimbulkan terjadinya pelecehan seksual  itu, lantaran kedua orang tua anak bekerja, sementara anaknya tinggal di rumah. Sehingga yang ‘memakan’ itu rata-rata adalah orang di lingkungan sendiri. Kakeknya, pamannya, kakaknya, tetangganya, dan orang orang yang dirasa tidak mungkin,” papar Fauzi.
 
Maka dari itu, kata Fauzi, kewaspadaan harus sangat ditingkatkan, tak hanya dari orangtua, tapi juga dari tokoh agama, tokoh adat, tokoh pendidikan dan pemuka masyarakat lainnya. 
 
“Makanya dari dulu saya memulai dari aturan berpakaian, serta mengumandangkan Asmaul Husna yang sebetulnya untuk meredam hati dan menyejukkan jiwa. Namun sekarang hal-hal tersebut sudah mulai berkurang. Event-event keagamaan untuk pelajar sudah mulai tak terlihat lagi, seperti lomba Asmaul Husna dan lain-lain,” sesal Fauzi Bahar.
 
Fauzi melanjutkan, ketika agenda-agenda keagamaan tidak lagi didorong oleh pemerintah kabupaten dan kota, tentunya aktivitas keagamaan akan redup. Sehingga atas kejadian itu, maka para orangtua harus berhati-hati. Ia berharap pemerintah daerah memberikan perhatian khusus kepada keluarga dan kepada anak, bisa saja melalui majelis taklim dan pengajian pengajian. Sebab, menurutnya pendidikan saja tidak cukup. 

“Makin pintar seseorang bisa saja dia makin kejam kalau tidak diiringi dengan pendidikan agama, sebab agama langsung mengajarkan tentang akhlak. Saya tak sependapat dengan pemerintah jika tujuan pendidikan itu hanya membuat orang cerdas, itu keliru besar. Tapi pendidikan itu harus juga bisa menciptakan manusia yang beradab, ditambah lagi saat ini, apapun dengan mudah kita akses melalui telepon genggam, sehingga bagi yang akidahnya tipis sangat mudah tergiur,” tuturnya.
 
Lebih lanjut, Fauzi Bahar menyebutkan, sayangnya pemerintah setempat saat ini belum terlalu memberikan perhatian khusus seperti dulu. Ia menyarankan agar lembaga adat bisa difungsikan kembali agar pengawasan peranan ninik mamak dan tokoh agama bagi perkembangan akhlak anak-anak di Sumatera Barat benar-benar dilakukan. 
 
“Jika anak anak kekurangan gizi, bisalah semua lini membantu, tapi jika keperawanan yang sudah direnggut paksa, apalagi yang bisa dilakukan, maka dari itu, harus ada perhatian yang sangat khusus dari pemerintah setempat, belum lagi bermunculannya komunitas komunitas berbau seksual seperti LGBT dan lain-lain, angka 85 kasus itu baru yang terungkap, siapa yang tahu untuk kasus yang tidak terungkap,” ujar Purnawirawan Pasukan Katak TNI-AL ini. (Wahyudi Agus/ Wna)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral