News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tokoh Aceh Inginkan Perubahan

Prof. Humam Hamid, seorang Guru Besar di Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh menilai bahwa Anies Baswedan sebagai seorang pemimpin yang telah menjalani perjalanan karier yang luar biasa. 
Selasa, 26 September 2023 - 19:44 WIB
Prof. Humam Hamid, Guru Besar di Universitas Syiah Kuala Banda Aceh.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Prof. Humam Hamid, seorang Guru Besar di Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh menilai bahwa Anies Baswedan sebagai seorang pemimpin yang telah menjalani perjalanan karier yang luar biasa. 

Anies Baswedan menjadi bakal calon presiden (capres) yang diusung Koalisi Perubahan. Pasangan bakal Capres - Cawapres, Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar mengusung visi perubahan untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Anies Baswedan telah melalui semua tahapan untuk menjadi pemimpin. Dari aktivis, jadi rektor, mengirimkan anak-anak untuk menjadi guru di pelosok, hingga menjadi seorang menteri dan gubernur," ujar guru besar yang fokus pada isu perdesaan dan pertanian saat wawancara dengan The Spokesperson ID di Banda Aceh.

Prof. Humam Hamid merupakan seorang tokoh intelektual terkemuka di Aceh dan memiliki peran kunci dalam mendorong perdamaian di wilayah tersebut. Dia juga menjadi Dewan Pengarah Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Tsunami Aceh.

Selain itu, dia juga menyoroti pendekatan kemanusiaan yang diambil oleh Anies dalam pembangunan di Jakarta. 

"Anies merupakan gubernur yang melakukan pendekatan kemanusiaan dalam pembangunan. Itu yang tidak saya lihat di gubernur Jakarta sebelumnya."

Selanjutnya, Prof. Humam mengungkapkan bahwa Anies Baswedan memiliki pemahaman yang mendalam tentang dinamika kawasan internasional. 

"Anies Baswedan merupakan orang yang bisa membaca eksternal dengan baik dan juga mampu membaca kondisi internal. Ia mampu mengetahui dinamika kawasan dengan baik. Lihat saja bagaimana Anies diterima dengan baik di berbagai negara seperti Singapura, Australia, Jepang, dan lainnya," tambah Prof. Humam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

Dalam akhir wawancara, Prof. Humam Hamid mengungkapkan harapannya terhadap masa depan Aceh. "Harapan ke depan tentang Aceh adalah perubahan. Karena masyarakat Aceh percaya bahwa yang kekal adalah perubahan, dan Aceh butuh perubahan" tutup sosok ilmuwan yang memiliki perhatian terhadap isu perdesaan ini.

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT