News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kota Medan Direndam Banjir Muspika Sunggal Sambangi Warga

Menindaklanjuti keluhan warga yang menjadi korban,  Kapolsek Sunggal Kompol. Chandra Yudha Pranata bersama Muspika Kecamatan Medan Sunggal mendatangi dan memantau lokasi banjir parah di Kelurahan Tanjung Rejo
Rabu, 24 November 2021 - 22:17 WIB
Kota Medan Direndam Banjir Muspika Sunggal Sambangi Warga
Sumber :
  • Tim Tvone/Yoga

Medan - Tingginya curah hujan mengakibatkan sejumlah daerah di Kota Medan terendam banjir. Warga menjadi korban akibat debit air yang meluap masuk ke pemukiman warga. Menindaklanjuti keluhan warga yang menjadi korban,  Kapolsek Sunggal Kompol. Chandra Yudha Pranata bersama Muspika Kecamatan Medan Sunggal mendatangi dan memantau lokasi banjir parah di Kelurahan Tanjung Rejo, Rabu (24/11/2021).
 
Rombongan Polsek Sunggal yang datang meninjau langsung tersebut juga dihadiri oleh Kanit Intelkam Iptu.Sehat Sinulingga, Kanit Reskrim AKP Budiman Simanjuntak, bersama sejumlah personel, yang sekaligus memantau situasi keamanan.
 
Tak hanya dari Polsek Sunggal, Wakil Walikota Medan Aulia Rachman, Camat Medan Sunggal M.Oddie Agya Batubara, Ketua Pendawa Medan Karman Hanop Suarno, Kepala BPBD Muhammad Usni dan Kepling Tanjung Rejo juga hadir di lokasi.
 
“Berdasarkan keterangan warga, bahwa mulai pukul 18.30 WIB hingga pukul 20.30 WIB turun hujan deras hingga mengakibatkan Lingkungan 13, 19, 4, 3, 14, 11, 12, Kelurahan Tanjung Rejo mulai banjir dengan ketinggian air 30 cm hingga 1,5 meter. Dan pada hari ini kita juga terus memantau kondisi banjir ,” terang Kapolsek.
 
Sementara, berdasarkan keterangan Kepala Lingkungan 13, Marzuki bahwa sebanyak 353 KK di Lingkungan 13, 19, 4, 3, 14, 11, 12 Kelurahan Tanjung Rejo terkena dampak banjir.
 
Mendapat laporan itu, petugas Polsek Sunggal dipimpin Kompol. Chandra Yudha Pranata bersama personel BPBD Kota Medan datang ke lokasi melakukan evakuasi warga.
 
Tak hanya itu, Kapolsek dan Camat datang ke lokasi membawa 350 nasi bungkus untuk dibagikan kepada warga yang terdampak banjir.
 
Kepala BPBD Muhammad Usni dilokasi mengatakan penyebab banjir akibat kondisi Sungai Batuan yang tidak dapat menampung debit air.
 
Tingginya sedimen sungai batuan ditambah lokasi permukiman warga di bantaran sungai dan berlokasi dalam gang berbentuk bak, membuat banjir cepat serta lambat surut.
 
Kedanti demikian, petugas Polsek Sunggal bersama pihak Kecamatan Medan Sunggal masih berjaga di lokasi banjir. (Yoga/Lno)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT