News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KAI Kembali Tangkap Pelaku Pencurian Tas di Stasiun Tanah Abang Melalui CCTV Analytic

Ada laporan dari penumpang KAI yang merasa kehilangan barang bawaanya berupa tas di area mushala Stasiun Tanah Abang, Stasiun Bekasi dan Stasiun Jakarta Kota.
Minggu, 17 September 2023 - 15:52 WIB
KAI Kembali Tangkap Pelaku Pencurian Tas di Stasiun Tanah Abang Melalui CCTV Analytic
Sumber :
  • commuterline.id

Jakarta, tvOnenews.com - KAI Commuter kembali membekuk pelaku tindak pidana pencurian di area stasiun.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba mengatakan bahwa penangkapan pelaku pencurian tersebut dari hasil penelusuran System CCTV Analytic.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anne menjelaskan, sebelumnya ada laporan dari penumpang KAI yang merasa kehilangan barang bawaanya berupa tas di area mushala Stasiun Tanah Abang, Stasiun Bekasi dan Stasiun Jakarta Kota.

Lalu, petugas KAI Commuter melakukan tindak lanjut dari laporan dan pengaduan pengguna yang merasa kehilangan.

"Berbekal laporan dari korban, petugas pengamanan KAI Commuter menindaklanjutinya dengan menyelusuri rekaman dari system CCTV Analytic yang terpasang di area stasiun," kata Anne, Minggu (17/9/2023).

Kemudian, setelah proses penelusuran Petugas KAI Commuter berhasil mendapatkan rekaman ciri-ciri terduga pelaku dan disebarkan keseluruh petugas pengamanan stasiun.

"Dengan melakukan pengintaian pengamanan tertutup, pelaku tindak pidana tersebut berhasil diamankan di area musholla Stasiun Jakarta Kota pada Sabtu, (16/9) sekitar pukul 16.20 WIB," ungkap Anne.

Anne mengatakan, setelah diamankan di Pos Keamanan Stasiun Jakarta Kota, pelaku diserahkan ke pihak kepolisian Sektor Gambir bersama dengan para korban untuk dilakukan proses hukumnya.

Le ih jauh, Anne mengungkapkan bahwa penangkapan kasus pencurian ini merupakan hasil dari system CCTV Analytic yang sudah dijalankan oleh KAI Commuter.

"Dengan hasil rekam wajah, sistem ini juga bisa menganalisa hal lain seperti pakaian yang dikenakan atau barang bawaan pengguna yang bisa dijadikan sebagai database pada proses pencarian. Dengan database tersebut, pelaku tindak kriminal atau pelaku tindak pidana lainnya akan terdeteksi melalui notifikasi pada sistem ini apabila terdapat kecocokan wajah atau pun hal lainnya yang terekam," terang Anne.

Selain melakukan penelusuran menggunakan system CCTV Analytic, Anne mengatakan, para petugas juga melakukan proses penelusuran melalui system e-ticketing.

"Dengan penelusuran ini, petugas gabungan dari KAI Commuter melakukan proses pencarian dan penelusuran di gate elektronik stasiun untuk disinkronkan dengan system CCTV Analytic," pungkasnya.(rpi/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT