News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mantan Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan Dianugerahi Gelar Doktor Honoris Causa oleh Universitas Airlangga

Surabaya, Jawa Timur - Mantan Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan dianugerahi gelar Doktor Honoris Causa oleh Universitas Airlangga, Surabaya. Ignasius Jonan yang juga pernah menjabat sebagai Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) ini dinilai telah banyak berkarya serta berprestasi untuk kepentingan bangsa dan negara.
Selasa, 23 November 2021 - 15:55 WIB
Prosesi pemberian gelar Doktor Honoris Causa kepada Ignasius Jonan
Sumber :
  • tvone - sandi irwanto

Surabaya, Jawa Timur - Mantan Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan dianugerahi gelar Doktor Honoris Causa oleh Universitas Airlangga, Surabaya. Ignasius Jonan yang juga pernah menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ini dinilai telah banyak berkarya serta berprestasi untuk kepentingan bangsa dan negara.

Ignasius Jonan mendapat gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya pada selasa siang (23/11/21) dalam acara pengukuhan gelar Doktor Honoris Causa bidang Ilmu Akuntansi yang berlangsung di gedung Rektorat Kampus C Unair, Surabaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum  dianugerahi  gelar tersebut, Ignasius Jonan membacakan disertasinya  di hadapan para guru besar Unair dan  tamu undangan. Dengan tebal 177 halaman, disertasi Jonan tersebut membahas kepemimpinan yang transformatif. 

“Disertasi ini dengan melakukan analisa dan telaah pada empat BUMN, yakni PT PLN, PT Telkom, PT Pos Indonesia, dan yang terakhir ini PT KAI. Dari analisa dan telaah pada empat perusahaan  BUMN ini , upaya - upaya untuk melakukan tranformasi itu sangat memengaruhi tidak hanya kinerja di daripada koorporasinya, melainkan juga layanan kepada masyarakat,” ungkap Ignasius Jonan saat menyampaikan disertasinya di podium.

Rektor Universitas Airlangga Surabaya Profesor Muhammad Nasih menegaskan, proses pemberian gelar Doktor Honoris Causa kepada Ignasius Jonan ini sudah dipertimbangkan sejak lama, setidaknya sejak lima tahun lalu.

“Setelah dinilai, layak mendapatkan gelar Doktor Honoris Causa karena karya dan prestasinya barulah dikukuhan. Prosesnya lama karena harus melewati beberapa tahap dan kami juga membentu tim untuk pemberian gelar ini. Sebenarnya, sebelum pandemi Covid - 19, setelah tim menyatakan layak sudah disiapkan pemberian gelar ini. Namun, pengukuhan terus tertunda karena adanya pandemi Covid - 19,” ungkap Profesor Muhammad Nasih, Rektor Unair.

Ignasius Jonan merupakan Alumni Universitas Airlangga Surabaya, Fakultas Ilmu Ekonomi dan Bisnis, yang mengawali  kariernya dari bawah. Selanjutnya, Jonan diberi kepercayaan menjadi Direktur PT KAI hingga akhirnya menjadi menteri Perhubungan dan juga Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di era pemerintahan Presiden Joko Widodo. (Sandi/Ard)  
 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT