News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bupati Banyuwangi Didesak Tunda Pemotongan Alokasi Dana Desa

Banyuwangi, Jawa Timur – Rencana pemotongan Alokasi Dana Desa (ADD) di Banyuwangi, Jawa Timur, memantik reaksi DPRD setempat. Fraksi PDIP dan Gerindra  secara tegas meminta Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani menunda rencana tersebut.
Selasa, 23 November 2021 - 15:23 WIB
Sidang Paripurna DPRD Banyuwangi, Selasa (23/11/2021)
Sumber :
  • tvone - happy oktavia

Banyuwangi, Jawa Timur – Rencana pemotongan Alokasi Dana Desa (ADD) di Banyuwangi, Jawa Timur, memantik reaksi DPRD setempat. Fraksi PDIP dan Gerindra  secara tegas meminta Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani menunda rencana tersebut.  Alasannya, dikhawatirkan  nantinya dapat berdampak pada kewenangan dan pelayanan di desa.  Desakan penundaan pemotongan ADD ini mencuat dalam Paripurna Pandangan Umum Fraksi DPRD Banyuwangi terkait nota kuangan rancangan APBD tahun 2022, Selasa (23/11/2021) siang.

Menurut fraksi PDIP, kemiskinan harus diatasi maksimal. Karena itu, ADD diminta tidak dikurangi dalam APBD 2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami usulkan pemotongan ADD ditangguhkan, dikaji ulang, dan dievaluasi,” kata juru bicara Fraksi PDIP, Hadi Widodo. 

Selain berdampak pada kemiskinan, pemotongan ADD dikhawatirkan akan menghambat kewenangan dan kinerja desa. Selama ini, ADD menjadi pendukung anggaran pembangunan pemerintah desa. 

“Kami mendorong dikaji ulang pemotongan ADD. Dampaknya, pada kinerja pemerintahan desa,” kata juru bicara Fraksi Gerindra dan PKS, Abdul Gofur.

Rencananya, jatah ADD bagi 186 desa di Banyuwangi akan dipotong oleh Pemkab setempat. Pemotongannya beragam. Rata-rata, mencapai 100 juta Rupiah. Dampaknya, dana yang dikelola oleh masing-masing desa akan berkurang.

Desakan penundaan pemotongan ADD mendapat tanggapan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.  Pemotongan ini dipicu berkurangnya transfer anggaran dari pusat akibat turunnya pendapatan nasional.

“ Ini juga berdampak pada transfer daerah ke desa. Kalau porsinya, tetap 10 persen,” kata Bupati Ipuk usai menghadiri paripurna di DPRD Banyuwangi, Selasa siang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski nominal ADD turun, pencairan ADD dipastikan tetap sesuai porsi. Hanya saja, kondisi fiskal yang tidak stabil, otomatis mengurangi besaran ADD.

 “ Kami akan kaji lagi,” pungkas Ipuk. (Happy/Ard)  

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral