News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemah Kebangsaan, Cara Pelajar SMA di Banyuwangi Mengisi Akhir Pekan

Banyuwangi, Jawa Timur – Libur akhir pekan dapat diisi dengan kegiatan yang bermanfaat. Seperti yang dilakukan para siswa SMA di Kabupaten Banyuwangi, Jawa timur ini misalnya. Daripada bermalas-malasan atau jalan-jalan, mereka lebih memilih mengikuti kemah kebangsaan bersama jajaran TNI dari Kodim 0825/Banyuwangi, Sabtu (20/11/2021).
Sabtu, 20 November 2021 - 19:01 WIB
Pelajar SMA di Banyuwangi mendapatkan pelatihan nasionalisme dalam kemah kebangsaan, Sabtu (20/11/2021).
Sumber :
  • tvone - Happy

Banyuwangi, Jawa Timur – Libur akhir pekan dapat diisi dengan kegiatan yang bermanfaat. Seperti yang  dilakukan para siswa SMA di Kabupaten Banyuwangi, Jawa timur ini misalnya. Daripada bermalas-malasan atau jalan-jalan, mereka lebih memilih mengikuti kemah kebangsaan bersama jajaran TNI dari Kodim 0825/Banyuwangi, Sabtu (20/11/2021).

Kegiatan ini mirip dengan kemah pada umumnya, yaitu mendirikan tenda dan belajar untuk mandiri. Bedanya, para siswa dari perwakilan SMA/SMK di Banyuwangi ini juga diajari berbagai pendidikan karakter, seperti wawasan kebangsaan, mengelola media sosial yang bijak, hingga outbond bertema nasionalisme. Kegiatan yang cukup padat ini diisi oleh narasumber yang terbilang istimewa, yaitu Dandim, praktisi media sosial, dan jurnalis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lokasi kemah dipilih yang benar-benar alami dan berudara segar, sehingga para siswa menyatu dengan alam.

“Kemah kebangsaan ini bagian dari edukasi ke para siswa agar mengenal wawasan kebangsaan hingga lingkungan sosial yang belum pernah diajarkan di sekolah,” terang Kasdim 0825/Banyuwangi, Mayir Inf. Herawady Karnawan di sela membuka perkemahan mewakili Dandim 0825/Banyuwangi, Letkol Inf. Yuli Eko Purwanto.

Kemah kebangsaan bertema “Serdadu Milenial” ini memberikan banyak pengalaman baru bagi para siswa. Pasalnya, banyak pengetahuan yang selama ini belum didapatkan di sekolah.

“Kemah kebangsaan ini cukup bagus. Kami bisa mengenal lingkungan baru, teman baru, dan pengetahuan lebih luas, terutama nasionalisme,” ungkap Putri Rizkia, salah satu peserta kemah dari SMAN 1 Banyuwangi.

Karena pandemi masih berlangsung, kemah kebangsaan hanya diikuti oleh 30 siswa. (Happy/Ard)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT