News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jika Prabowo Subianto Menang di Pilpres 2024, Ini ‘Kebingungan’ yang Diungkap Partai Gerindra

Partai Gerindra ungkap kebingungan yang akan terjadi jika Prabowo Subianto nanti terpilih jadi Presiden Indonesia ke-8 usai perhelatan Pilpres 2024 mendatang.
Sabtu, 19 Agustus 2023 - 14:47 WIB
Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto saat Hadiri HUT ke-78 RI di Istana Merdeka, Kamis (17/8/2023)
Sumber :
  • tim tvOnenews/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Partai Gerindra mengungkap kebingungan yang akan terjadi jika Prabowo Subianto nanti terpilih jadi Presiden Indonesia ke-8 usai perhelatan Pilpres 2024.

Kebingungan itu diungkap oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Ahmad Muzani.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ahmad Muzani mengakui pihaknya akan dilanda kebingungan usai terbentuknya koalisi gemuk partai politik (Parpol) pendukung Prabowo Subianto. 

Menurutnya pihaknya akan kebingungan berbagi jatah jika kemenangan diraih. Selain itu kebingungan juga terjadi saat penetapan sosok calon wakil presiden pendamping Prabowo Subianto. 

tvonenews

"Ya berbagai semua kemungkinan bisa saja, bukan hanya capres tapi juga nanti pembagian untuk pemenangan," kata Muzani saat ditemui di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (19/8/2023).

Koalisi Gemuk Parpol Pendukung Prabowo Subianto

Sebagai informasi, sejumlah partai politik (Parpol) mulai menyatakan dukungannya kepada Prabowo Subianto untuk maju sebagai calon presiden (Capres) pada perhelatan Pilpres 2024.

Terbaru, Partai Gelora mulai menyatakan kesiapannya untuk mendeklarasikan dukungannya kepada Prabowo Subianto pada perhelatan Pilpres 2024. 

Lantas koalisi pendukung Prabowo Subianto pada perhelatan Pilpres 2024 terbilang gemuk usai terdapat empat parpol parlemen yakni Partai Gerindra, PKB, Partai Golkar dan PAN serta parpol non parlemen Partai Gelora. 


Partai Gelora Resmi Dukung Prabowo Subianto Capres 2024 (tim tvOnenews/Rizki)

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Ahmad Muzani mengaku adanya koalisi gemuk pendukung Prabowo Subianto membuat pihaknya percaya diri bertarung pada Pilpres 2024. 

Pasalnya, kata Muzani koalisi gemuk itu membuat percaya diri (PeDe) Partai Gerindra terkait kemenangan mutlak bagi Prabowo Subianto dalam perhelatan Pilpres 2024 ini. 

"Di atas kertas itu kan artinya kemenangan dipastikan. Semakin banyak partai, semakin banyak tokoh mendukung, artinya ketokohan Pak Prabowo bisa diterima oleh semua kekuatan, semua partai politik, dan semua tokoh. Itu yang sedang kami gapai," ungkapnya. 

Diketahui, terdapat tiga nama bakal Capres pada perhelatan Pilpres 2024 yakni Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Capres Anies Baswedan terbilang memiliki koalisi parpol yakni Partai NasDem, Partai Demokrat, dan PKS. 

Sementara, Capres Prabowo Subianto terbilang memiliki koalisi gemuk parpol dengan dukungan yang datang dari Partai Gerindra, PKB, Partai Golkar, PAN, dan Partai Gelora. 

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT