News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jika Sandiaga Uno Tak Jadi Cawapres Ganjar, PPP Komitmen Tetap Koalisi dengan PDIP

Juru Bicara PPP Usman M. Tokan mengatakan partainya akan tetap ada di koalisi PDIP jika Sandiaga Uno tidak dipilih jadi cawapres Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.
Kamis, 10 Agustus 2023 - 13:41 WIB
Usman M. Tokan di Kantor DPP PPP, Jakarta Pusat, Rabu (9/8/2023).
Sumber :
  • tim tvOnenews/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Juru Bicara PPP Usman M. Tokan mengatakan partainya akan tetap berada di koalisi PDIP jika Ketua Bappilu PPP Sandiaga Uno tidak dipilih menjadi cawapres Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

Dia menegaskan PPP akan tetap berkomitmen mendukung Ganjar sebagai capres 2024. Usman juga membantah PPP akan mundur dari koalisi PDIP bila Sandiaga gagal menjadi cawapres Ganjar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ya tetap konsisten mendukung Pak Ganjar siapapun cawapresnya,” ujar Usman kepada tvOnenews saat ditemui di Kantor DPP PPP, Jakarta Pusat, Rabu (9/8/2023).

“Jadi apapun yang terjadi kita tetap konsisten, kita tidak akan mundur. Apapun situasinya untuk tetap bersama PDIP. Itu komitmen kita,” tambah dia.

tvonenews

Dia menyebut PPP memang mendorong Sandiaga untuk menjadi cawapresnya Ganjar di Pilpres 2024. Namun, pihaknya tidak akan memaksakan jika hasil akhirnya bukan Sandiaga yang dipilih cawapres.

“Tapi kalau misal di kemudian hari nanti, politik kan sangat dinamis, jadi kalau tidak terpilih kita sudah sampaikan apakah itu ketum [Muhamad Mardiono] apakah itu Pak Sandi sendiri kita ikut,” ujar Usman.

Menurut dia, komitmen bahwa PPP mendukung Ganjar sampai akhir itu juga sudah dibicarakan kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Usman mengatakan tidak ada alasan bagi partainya untuk keluar dari koalisi PDIP. Meskipun Sandiaga gagal menjadi cawapres Ganjar. Dia menyebut kerja sama itu tidak hanya sebatas Pilpres 2024. Namun, masih ada kabinet yang kursi jabatannya harus diisi.

“Dalam politik ini, dalam perjuangan ini kan tidak hanya soal capres-cawapres doang. Kabinet kan perlu ada nanti,” kata dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usman pun menyinggung ketika PPP ikhlas mendukung Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) selama dua periode. Selama pemerintahan Jokowi itu, kader PPP mendapat tawaran untuk mengisi jabatan di kabinet Jokowi.

“Hari ini sudah terlihat misalnya kita bersama Pak Jokowi dua periode, apa yang terjadi? Misalnya kita punya menteri, kita punya banyak lagi posisi-posisi strategis. Misalnya, ketum kita hari ini menjadi utusan khusus presiden [anggota Dewan Pertimbangan Presiden],” ungkapnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral