News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Panglima TNI Murka! Sebut Tak Ada Impunitas Bagi Oknum TNI Geruduk Polrestabes Medan

Baru-baru ini Polrestabes Medan, Sumatera Utara, digeruduk oleh puluhan oknum prajurit TNI. Aksi itu pun viral di media sosial hingga menuai perbincangan publik
Selasa, 8 Agustus 2023 - 06:22 WIB
Kolase Panglima TNI dan Aksi Oknum TNI Geruduk Polrestabes Medan
Sumber :
  • tim tvone

Jakarta, tvOnenews.com - Baru-baru ini Polrestabes Medan, Sumatera Utara, digeruduk oleh puluhan oknum prajurit TNI. Aksi itu pun viral di media sosial hingga menuai perbincangan publik. Melihat hal itu, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono murka hingga suruh Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) untuk periksa oknum tersebut. 

Tak hanya itu saja, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menegaskan, bahwa sejumlah prajurit yang datang tersebut bukan mengatasnamakan institusi Kodam ataupun Pangdam. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ya itu saya perintahkan Danpom TNI, untuk langsung diperiksa ya. Sudah saya perintahkan, nanti akan kita periksa," kata Yudo di Markas Komando Paspamres, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (7/8/2023).

Sambungnya menyampaikan, pihaknya akan terbuka dan tidak akan menutup-nutupi jika ada prajurit TNI yang melakukan  pelanggaran.

"Kemarin saya perintahkan pangdam untuk segera periksa dan Danpuspom TNI juga untuk memback up untuk memeriksa. Jadi ada hal yang seperti itu, kita langsung, tidak ada impunitas! tidak ada menutup nutupi, tidak ada," pungkas Panglima TNI Laksamana Yudo Margono. 

"Saya sudah sampaikan, kita tegas kalau ada prajurit prajurit yang melakukan pelanggaran," sambungnya menuturkan.

Menurut Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, aksi prajurit TNI menggeruduk markas Polrestabes Medan itu dinilai kurang etis.

"Saya kira kurang etis prajurit TNI seperti itu," bebernya.

Dia mengatakan, pemeriksaan tersebut akan mendalami duduk perkara hingga maksud tujuan puluhan prajurit berseragam loreng yang mendatangi Polres Medan.

"Mereka yang melakukan apa namanya kemarin ke Polres itu akan kita periksa dulu apa masalahnya. Mungkin kemarin kan sudah sebagai bukti awal mereka melakukan seperti itu," kata dia.

Diketahui, puluhan anggota TNI Angkatan Darat (AD) dari Kodam I Bukit Barisan berseragam loreng hijau hitam mengegruduk Sat Reskrim Polrestabes Medan, Sumatera Utara pada Sabtu (5/8/2023) sekira pukul 14.00 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kedatangannya itu disebut untuk mempertanyakan penahanan terhadap seorang tersangka, berinsial ARH. Belakangan diketahui, ARH ada hubungan keluarga dengan Mayor Dedi Hasibuan.

Saat masuk, mereka langsung menemui dan mengelilingi Kasat Reskrim Polrestabes Kompol Teuku Fathir Mustafa di ruang penyidik lantai dua gedung Sat Reskrim. (rpi/aag) 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT