News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Memperkokoh Pancasila di Palangkaraya untuk Generasi Selanjutnya

Kepala BPIP Prof. Drs. KH. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D., menjadi Keynote Speaker Seminar Pembinaan Ideologi Pancasila dalam Kerangka Peneguhan Integritas Kebangsaan, di Kalteng pada Jumat (28/7/2023).
Sabtu, 29 Juli 2023 - 16:25 WIB
Kepala BPIP Prof. Drs. KH. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D., menjadi Keynote Speaker Seminar Pembinaan Ideologi Pancasila dalam Kerangka Peneguhan Integritas Kebangsaan, di IAIN Palangkaraya, Kalimantan Tengah pada Jumat (28/7/2023).
Sumber :
  • Humas BPIP

tvOnenews.com - Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Prof. Drs. KH. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D., menjadi Keynote Speaker Seminar Pembinaan Ideologi Pancasila dalam Kerangka Peneguhan Integritas Kebangsaan, yang diselenggarakan di IAIN Palangkaraya, Kalimantan Tengah pada Jumat (28/7/2023). 

Seminar ini diawali dengan sambutan dari Deputi Bidang Hubungan Antar Lembaga, Sosialisasi, Komunikasi dan Jaringan BPIP Ir. Prakoso, M.M., beliau berharap pertemuan pada hari Jumat ini membawa berkah bagi semua pihak, bagi para audiens, bagi IAIN Palangkaraya, dan juga bagi kepala BPIP beserta jajarannya. Karena tidak lain tidak bukan, tujuan dari pertemuan ini adalah memperkokoh Pancasila kepada para pelajar dan mahasiswa sebagai generasi selanjutnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala BPIP tidak lupa berterima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa atas nikmat kesehatan dan nikmat kemerdekaan, sehingga beliau bisa menjadi Keynote Speaker dalam rangkaian acara terakhir di Palangkaraya dengan tema Pembinaan Ideologi Pancasila di Bumi Tambun Bungai ini, yang sebelumnya beliau juga mengunjungi Banjarmasin, dan Kuala Kapuas. Adapun Kepala BPIP mengungkapkan faktor yang menjadi alasan akan mengapa Indonesia bisa terjajah selama ratusan tahun. 

"Indonesia sudah dikuasai oleh para penjajah kurang lebih totalnya 430 tahun, apabila dihitung sejak jatuhnya Kerajaan Malaka pada abad 16 yang disusul jatuhnya Kerajaan Ternate tidak lama kemudian. Penjajahan tersebut terjadi karena beberapa faktor. Kalahnya teknologi militer, saking besar dan luasnya wilayah Indonesia sehingga tidak dapat dijangkau pada saat itu," tegasnya.Kepala BPIP Prof. Drs. KH. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D., menjadi Keynote Speaker Seminar Pembinaan Ideologi Pancasila dalam Kerangka Peneguhan Integritas Kebangsaan, di IAIN Palangkaraya, Kalimantan Tengah pada Jumat (28/7/2023).

Tidak hanya itu, Prof Yudian juga menjelaskan mengapa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia adalah proklamasi terhebat sepanjang sejarah umat manusia di muka Bumi ini. 

Amerika hebat karena memisahkan diri, Revolusi Prancis dan Revolusi Bolshevik hebat karena menjatuhkan rajanya sendiri.  Rusia hebat karena memisahkan diri dari Uni Soviet. India dipisahkan oleh Inggris menjadi India, Pakistan, dan Bangladesh. Proklamasi Indonesia dengan berlandaskan ideologi Pancasila sebagai pembebas dan pemersatu bangsa, yaitu dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah, Nuryakin turut mengucapkan terima kasih atas kehadiran Kepala BPIP yang bisa makin memantapkan nilai-nilai Pancasila di Kalimantan Tengah. Seperti yang diketahui, Kalimantan Tengah memiliki julukan ‘Bumi Pancasila’. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral