Sinead O'Connor, Adakah Yang Sebanding Denganmu di Panggung Musik Pop?
- instagram @sinead0'connor
Jakarta, tvOnenews.com-Tiba tiba kedua tangannya menunjuk pada sebuah foto Paus Yohanes Paulus II. Sambil terus menyanyikan lagu 'War' milik Bob Marley tanpa instrumen apapun, kepala plontosnya yang tampak kecil tertutup sepenuhnya oleh foto pemimpin tertinggi umat Katolik ini.
"Shreek"...kedua tangan Sinead O'Connor merobek fotonya itu menjadi potongan potongan kertas kecil sambil berkata "Lawan musuh yang nyata". Ia lalu melempar sobekan foto itu begitu saja ke depannya.
Penonton terdiam. Tak ada tempik sorak usai pertunjukan. O'Connor pun hanya menatap tajam ke depan tanpa berkata-kata saat selesai bernyanyi.
Setelah tampil, Sinead menyebut tetrikalnya saat bernyanyi di Saturday Night Live sebagai protes kabar pelecehan seksual terhadap anak-anak di gereja Katolik.
Wakil Presiden acara SNL, Rick Ludwig, tak menyangka Sinead melakukan aksi yang belum pernah terjadi di panggung musik pop. Rick menyebut semula hanya tahu bahwa O'Connor akan mengangkat foto anak-anak yang tengah mengungsi karena bencana alam.
Kini penyanyi yang kerap mengguncang kemapanan industri musik dikabarkan meninggal dunia di usia 56 tahun.
Di akhir karirnya, kekelaman nasib memang menyelimuti Sinead. Genap setahun Sinead ditinggal putranya, Shane O'Connor ditemukan meninggal dalam usia 17 tahun pada 7 Januari 2022 setelah dilaporkan kabur dari kamar perawatan kesehatan mental.
Seperti halnya putranya, Sinead O'Connor juga mengalami masalah kesehatan mental. Ia didiagnosis mengalami gangguan bipolar, gangguan stres pascatrauma kompleks dan gangguan kepribadian ambang.
Kabar kematiannya diungkapkan keluarganya kepada stasiun televisi dan radio Irlandia, RTE. "Dengan sangat sedih kami mengumumkan meninggalnya Sinéad yang kami cintai. Keluarga dan teman-temannya sangat terpukul dan meminta privasi pada saat yang sangat sulit ini."
Sinead O'Connor terlahir dengan nama Sinéad Marie Bernadette O'Connor di Dublin, Irlandia pada 8 Desember 1966. Saat ia berusia 13 tahun, ayahnya meninggalkan ibunya. Sinead O'Connor kemudian tinggal bersama ayahnya yang menikah dan tinggal di Virginia, Amerika Serikat selama tiga tahun.
Pada usia 15 tahun, O'Connor tertangkap mengutil dan membolos. Hal ini membuatnya ditempatkan selama 18 bulan di rumah sakit jiwa Magdalena yang disebut Pusat Pelatihan Grianán, dan dijalankan Ordo Our Lady of Charity.
Load more