News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tiga Oknum Polisi di Palopo Diduga Terlibat Pengambilan Onderdil Kendaraan Dinas Polri

Oleh Ketiga oknum polisi itu diduga 18 unit sepeda motor dan empat unit kendaraan roda empat dipreteli seluruh onderdilnya agar tidak memenuhi syarat untuk dilelang.
Minggu, 14 November 2021 - 17:41 WIB
Mobil Dinas Polisi yang Onderdilnya Diambil oleh Oknum Polisi, Palopo, Sulsel
Sumber :
  • tim tvOne/Haswadi

Palopo, Sulsel - Divisi Propam Polres Palopo menindak tiga orang anggotanya yang merupakan anggota unit Sarana Prasarana (Sarpras) Polres Palopo. Satu diantaranya adalah perwira berpangkat Ajun Komisaris, dua lainnya Bintara. Para pelaku diduga terlibat dalam pengambilan onderdil kendaraan dinas polri.

Diantaranya 18 unit sepeda motor dan empat unit kendaraan roda empat. Seluruh onderdil kendaraan dinas ini dipreteli, agar tidak memenuhi syarat untuk dilelang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah tidak ada yang tertarik untuk mengikuti lelang, para oknum polisi ini kemudian mengambil seluruh kendaraan tadi lalu dijual lagi ke masyarakat umum dengan harga tinggi.

Aksi ketiga oknum polisi ini terbongkar, setelah seorang rekannya melaporkan kasus ini ke Divisi Propam lalu memposting di sosial media facebook.

AIPDA Aksan, seorang anggota Polres Palopo menggunggah dugaan tindak kriminal yang dilakukan tiga rekannya di laman Facebook pribadinya.

Aksan bercerita usai dirinya melapor ke Propam, para pelaku hanya dikenakan sanksi disiplin, bukan sanksi pidana. Sementara dirinya dimutasi ke Polsek.

"Dalam kurun waktu sebulan saya dua kali dimutasi. Kuat dugaan mutasi yang bertubi-tubi ini lantaran saya melaporkan tindakan anggota tadi," kata AIPDA Aksan, Minggu (14/11/2021).

Aksan mengaku siap jika harus diberhentikan dari Polri, sebagai dampak dari laporan dan postingannya di Facebook.

Ia juga mengatakan saat ini dirinya sudah dimutasi ke Polres Tana Toraja dan dalam waktu dekat akan mengajukan pensiun dini.

"Bahkan sudah sangat jelas tindakan kriminal yang mereka lakukan, tapi hanya dijatuhi sanksi disiplin, bukan pidana. Harusnya sanksi pidana dulu kemudian sanksi disiplin," ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Palopo AKBP Alfian Nurnas belum memberikan klarifikasi dari tindakan tiga anggotanya tersebut.(Haswadi/put)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT