News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hasto Kristiyanto Bongkar Makna Pancasila sebagai Landasan Geopolitik Indonesia  

Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Prof. Drs. KH. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D menjadi Keynote Speaker kegiatan Ceramah Ilmiah Pancasila Sebagai Landasan
Minggu, 23 Juli 2023 - 14:34 WIB
Hasto Kristiyanto Bongkar Makna Pancasila sebagai Landasan Geopolitik Indonesia
Sumber :
  • tim tvone

Jakarta, tvOnenews.com - Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Prof. Drs. KH. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D menjadi Keynote Speaker kegiatan Ceramah Ilmiah Pancasila Sebagai Landasan Geopolitik Indonesia, yang diselenggarakan di Aula Gedung III, Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Jumat (21/7/2023).

Acara yang diselenggarakan secara hybird yakni luring maupun daring melalui aplikasi Zoom Cloud Meeting ini dibuka, Kepala BPIP,  Yudian Wahyudi, dengan menegaskan pentingnya peran Pancasila sebagai ideologi negara dan landasan geopolitik Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pancasila bukan hanya sekadar sebuah simbol atau semangat kebangsaan, tetapi juga sebuah falsafah yang menjadi pijakan kuat dalam menghadapi berbagai tantangan geopolitik yang dihadapi Indonesia." ujar Yudian Wahyudi dalam pidatonya

Dosen Unhan Dr. Ir. Hasto Kristiyanto, M.M. hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut. Dalam paparannya, Beliau mengupas tuntas konsep Pancasila sebagai landasan geopolitik Indonesia. 

"Pemikiran geopolitik Soekarno didasari pada ideologi Pancasila, bertujuan untuk membangun tata dunia baru, dan berdasarkan prinsip bahwa dunia akan damai apabila bebas dari imperialisme dan kolonialisme, serta pentingnya menggalang solidaritas antarbangsa guna mewujudkan struktur dunia yang demokratis, sederajat, berkeadilan," tutur Hasto.

"Pancasila menjadi alat penting dalam membentuk hubungan politik dan ekonomi dengan negara-negara lain serta mengambil peran strategis dalam menghadapi perubahan dinamika global," sambungnya menjelaskan.

Tidak hanya itu, Hasto Kristiyanto menyampaikan mengenai hubungan antara konsep-konsep geopolitik dan nilai-nilai Pancasila. Dengan pengetahuan dan pengalamannya, beliau menguraikan bagaimana Pancasila berperan sebagai pilar penting dalam menjaga stabilitas politik, pertahanan, dan hubungan internasional Indonesia.

Acara ceramah ilmiah tentang "Pancasila sebagai Landasan Geopolitik Indonesia" ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran mengenai pentingnya Pancasila sebagai landasan geopolitik Indonesia, serta memperkuat semangat untuk tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur yang terkandung dalam ideologi negara ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasto Kristiyanto juga menilai pemikiran geopolitik Soekarno harus menjadi landasan pengambilan kebijakan politik luar negeri dan pertahanan Indonesia untuk mewujudkan kedaulatan negara. Ujar Sekjen PDIP ini.

“Pemikiran geopolitik Bung Karno pada dasarnya ilmu kepemimpinan Indonesia bagi dunia dengan menggunakan tujuh instrumen kekuatan Nasional yang harus terus disimulasikan menjadi keunggulan melalui diplomasi penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi,” beber Hasto. 

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT