News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Asops Panglima TNI, Tinjau Kesiapan Satgas Pengamanan Perbatasan RI-Timor Leste

Asops Panglima TNI menekankan agar para prajurit melaksanakan pengamanan perbatasan secara baik, menghindari pelanggaran yang dapat merusak nama baik TNI.
Sabtu, 13 November 2021 - 13:52 WIB
Asops Panglima TNI bersama Pasukan Pengamanan Perbatasan RI-RDTL
Sumber :
  • Frits Floris

Kupang, NTT - Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Mayor Jenderal TNI Syafruddin meninjau kesiapan pasukan Yonif 743/PSY yang melaksanakan tugas pengananan perbatasan Republik Indonesia-Republik Demokratik Timor Leste (RI-RDTL).

Pemeriksaan kesiapan Yonif 743/PSY tidak saja pada kesiapan fisik para  prajurit, tetapi juga kesiapan secara mental dan alat perlengkapan khusus (alkapsus) yang akan digunakan para prajurit untuk melaksanakan tugas pengamanan di perbatasan RI-RDTL.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yonif 743/PSY akan melaksanakan tugas pengamanan perbatasan sejak November 2021 hingga Agustus 2022 mendatang.

Dalam peninjauan dan pemeriksàan kesiapan pasukan Yonif 743/PSY, Asops Panglima Mayjen TNI Syafruddin menekankan agar para prajurit melaksanakan pengamanan perbatasan secara baik, menghindari pelanggaran yang dapat merusak nama baik personel, kesatuan, dan terutama nama baik TNI.

"Tugas adalah kehormatan, untuk itu prajurit harus bertindak profesional dalam menjaga kedaulatan RI di daerah perbatasan, jangan melakukan kegiatan-kegiatan yang melanggar seperti terlibat human trafficking, illegal logging, dan illegal mining, melakukan pemalakan atau pelanggaran sekecil apapun yang akan merusak nama baik pribadi, satuan, dan institusi TNI,” tegas Mayjend Syafruddin.

Dia juga meminta anggota TNI membina hubungan baik dengan masyarakat setempat melalui pendekatan secara humanis, baik dengan cara teritorial maupun pendekatan dengan cara Bhakti TNI sehingga masyarakat merasa terlindungi dengan hadirnya Yonif 743/PSY.

Danyon 743/PSY Letkol Inf Andi Lulianto mengatakan 500 personel Yonif 743/PSY akan ditugaskan melaksanakan pengamanan perbatasan RI-TIimor Leste.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"500 prajutit Yonif 743 siapkan melaksanakan pengamanan perbatasan, persiapan dan kesiapan telah dilaksanakan baik itu secara mental, fisik maupun persiapan peralatan yang akan menunjang pelaksanaan tugas nantinya", tegas Letkol Andi Lulianto.

Yonif 743/PSY Akan melaksanakan Satgas Pamtas RI-RDTL sejak November 2021 hingga Agustus 2023 dan menggantikan tugas dari Batalyon 742/SWT si sektor timur dan Yonarmed 6/3 Kostrad pada sektor barat, yang akan menyelesaikan masa tugas sebagai Satgas Pamtas RI-RDTL.(Frits Floris/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral