GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Milan Kundera dan Perginya Semangat Praha

Milan Kundera, novelis eksil yang menghabiskan hampir lima dekade hidupnya di Jalan Montparnasse, Paris setelah terusir dari Cekoslovakia dikabarkan meninggal dunia di apartemennya pada usia 94 tahun.
Kamis, 13 Juli 2023 - 13:18 WIB
Bintang sastra dunia Milan Kundera wafat di apartemennya pada usia 94 tahun
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews- Paris berduka. Milan Kundera, novelis eksil yang menghabiskan hampir lima dekade hidupnya di Jalan Montparnasse, dikabarkan meninggal dunia pada usia 94 tahun.

Perpustakaan Morovia (MZK) di kota Brno, Ceko, salah satu penyimpan karya-karya pribadi Kundera terbanyak menyebut, "bintang sastra" dunia itu wafat dengan tenang di apartemennya setelah sakit berkepanjangan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kundera memang begitu mencintai Paris. Suatu ketika Olga Carlisle, pengarang Voice in The Snow yang mewawancarai Kundera di apartemennya, sebuah loteng dengan pemandangan atap abu abu warga Paris, dengan dinding penuh lukisan lukisan surealis menyebut pasangan Milan Kundera dan Vera Kundera sangat mengapresiasi kehidupan serba pesta di Paris.

Selama wawancara, sambil menuang anggur dan mengupas kiwi, pasangan ini bercerita soal mudahnya menikmati pameran lukisan, berbelanja di Bon Marche atau mengunjungi peluncuran buku buku di hotel mewah di "ibu kota" seni dunia. 

Pada puncak karirnya di Paris itu juga Kundera menikmati popularitasnya. Saat wawancara berlangsung, Vera Kundera disebut selalu sibuk di kamar lain, menolak permintaan pertemuan dan wawancara dari banyak wartawan, sutradara teater, televisi dan film di berbagai negara. 

Pembuangan memang gagal "membungkam" Kundera. Ia merasa berbeda dengan eksilnya intelektual Jerman ke Amerika pada 1930-an ketika Eropa dicengkeram fasisme yang tetap memiliki harapan pulang.

Ia adalah anak kandung Musim Semi Praha 1968 ketika negerinya kelewat rapat dengan Rusia. Ia pernah menjadi aktivis Partai Komunis, antusias dengan janji janji sosialisme, sebelum diremukkan oleh tank tank Rusia. 

 

Kekekalan (L'Immortalite) pernah diterbitkan oleh Akubaca, Identity (Identitas) pernah diterbitkan oleh Fresh Book, The Book of Laughter and Forgetting (Kitab Lupa dan Gelak Tawa) pernah diterbitkan oleh Narasi. (Foto: tvonenews.com/Bajo Winarno)

Novelnya Joke disebut pengkhianatan karena penuh dengan absurditas kelam di bawah komunisme. Setelah serbuan Soviet ia kehilangan jabatan sebagai profesor di Institut Pengembangan Studi Sinematografi di Praha. Ia hengkang ke Prancis dan tak memupuk harapan kembali ke Ceko. Ia meninggalkan Bahasa Slavia, mulai belajar dan menulis dengan Bahasa Perancis. "Saya bukan imigran, Perancis adalah final," ujar Kundera. 

Namun, menghuni tanah air baru sejak 1975, ia justru tak pernah merasa tercerabut. "Selama ribuan tahun Cheko adalah bagian dari Barat," katanya pada Olga lagi.

Ia makin subur, basah oleh ilham dan ide. Buku bukunya mengolah "dunia dalam" terus terbit. Ia menulis penuh  gairah, riang dan erotika ia campur dengan pekat. Di tangan Kundera, Ceko--yang sudah berjarak ribuan kilometer--justru semakin hidup, mistis dan erotis. 

Ketika pada 1980 The Book of Laughter and Forgetting terbit, Kundera mendapat sanjungan internasional yang luar biasa. Novelis John Updike menulis review  dengan judul: Buku yang Sungguh Original Musim Ini.

Bukunya yang lain, The Unbearable Lightness of Being (1984), novelis E.L Doctorow menulis: "pemikiran yang dipampang oleh Kundera sangat menyenangkan dan subjek yang menjadi perhatiannya begitu mencemaskan."

Dengan posisi eksil, pada 1980-an ia justru jadi juru bicara Ceko yang terbaik pada dunia di abad 20, sebanding dengan yang diberikan Gabriel Garcia Marquez pada Amerika latin dan Alexander Solzhenitsyn untuk Rusia.

Milan Kundera menghadirkan Eropa Timur pada bangsa Barat. Ia memiliki wawasan universal yang membuatnya aktual di mana pun: kemerdekaan dan kebenaran. Dengan karya karya ini ia diganjar Jerusalem Prize for Literature on The Freedom of Man in Society. "Menjadi penulis bukan untuk mengkhotbahkan kebenaran, tapi untuk menemukan kebenaran," ujar Kundera suatu ketika. 

Kundera di Indonesia

Karya penulis kelahiran Brno, Cekoslowakia, 1 April 1929 beberapa memang telah diterbitkan di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kekekalan (L'Immortalite) pernah diterbitkan oleh Akubaca, Identity (Identitas) pernah diterbitkan oleh Fresh Book, The Book of Laughter and Forgetting (Kitab Lupa dan Gelak Tawa) pernah diterbitkan oleh Narasi. 

Namun kita seringkali hanya mengenal Kundera dari kutipan samar: "Perjuangan terhadap kekuasaan adalah perjuangan ingat terhadap lupa", dari beberapa potong resensi pendek di media massa atau kilatan perenungan Goenawan Mohamad pada rubrik Catatan Pinggir Tempo. (bwo)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PSSI Dukung Menpora Erick Cegah Predator Seksual Beraksi di Dunia Olahraga

PSSI Dukung Menpora Erick Cegah Predator Seksual Beraksi di Dunia Olahraga

PSSI sangat menyayangkan kekerasan seksual yang menimpa atlet.
Negara yang Jaraknya Dekat ke Amerika dan Punya Hubungan Sejarah Indonesia Ini Incar Patrick Kluivert Jelang Play-off Piala Dunia 2026

Negara yang Jaraknya Dekat ke Amerika dan Punya Hubungan Sejarah Indonesia Ini Incar Patrick Kluivert Jelang Play-off Piala Dunia 2026

Kabar mengejutkan datang dari timnas Suriname yang dikabarkan tengah berupaya merekrut dua legenda sepak bola Belanda, Patrick Kluivert dan Clarence Seedorf ...
Jawaban Elkan Baggott setelah Dipanggil Lagi ke Timnas Indonesia oleh Pelatih Anyar John Herdman

Jawaban Elkan Baggott setelah Dipanggil Lagi ke Timnas Indonesia oleh Pelatih Anyar John Herdman

Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji memastikan tidak ada cerita khusus di balik kembalinya bek Elkan Baggott ke Timnas Indonesia setelah absen lebih dari ..
PSSI Jawab Protes Pelatih Persib yang Sesalkan Teja Paku Alam Tak Dipanggil Timnas Indonesia

PSSI Jawab Protes Pelatih Persib yang Sesalkan Teja Paku Alam Tak Dipanggil Timnas Indonesia

Pemanggilan kiper untuk skuad Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026 menuai perhatian. Penjaga gawang Persib Bandung Teja Paku Alam menjadi salah satu nama ..
Thom Haye Tinggalkan Persib, Bojan Hodak Bilang Begini

Thom Haye Tinggalkan Persib, Bojan Hodak Bilang Begini

Gelandang Thom Haye mendapat izin pulang ke Belanda dari pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menjelang laga melawan Borneo FC. Persib dijadwalkan menjalani ...
KPK Bocorkan Uang THR Hasil Peras Bupati Cilacap: Per Goodie Bag-nya Antara Rp100 Juta

KPK Bocorkan Uang THR Hasil Peras Bupati Cilacap: Per Goodie Bag-nya Antara Rp100 Juta

KPK bocorkan isi goodie bag berisi uang THR hasil pemerasan kepada sejumlah Kepala Dinas (Kadis) yang disiapkan oleh Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman (AUL)

Trending

Prediksi Al-Khaleej vs Al-Nassr 15 Maret 2026: Ujian Berat Tuan Rumah di Hadapan Sang Pemuncak Klasemen

Prediksi Al-Khaleej vs Al-Nassr 15 Maret 2026: Ujian Berat Tuan Rumah di Hadapan Sang Pemuncak Klasemen

Pertandingan yang dijadwalkan pada Minggu (15/3/2026), pukul 02.00 WIB ini memiliki arti penting bagi kedua tim. Berikut prediksi Al Khaleej vs Al Nassr.
Motif Batik Dianggap Terlalu Jawasentris, Kelme Ungkap Alasan Jersey Tandang Timnas Indonesia Pakai Corak Khas Tanah Air Itu

Motif Batik Dianggap Terlalu Jawasentris, Kelme Ungkap Alasan Jersey Tandang Timnas Indonesia Pakai Corak Khas Tanah Air Itu

Sebagian warganet menganggap batik terlalu Jawasentris untuk jersey rilisan anyar Timnas Indonesia. Kelme selaku sponsor aparel mengungkap alasan di balik ... -
Kapolri Beri Pesan Penting untuk Pemudik Soal Keselamatan

Kapolri Beri Pesan Penting untuk Pemudik Soal Keselamatan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berika pesan penting kepada masyarakat yang melaksanakan mudik untuk mengutamakan keselamatan di jalan. 
Soal Jersey Baru Timnas, John Herdman: Saya Tidak akan Memakainya

Soal Jersey Baru Timnas, John Herdman: Saya Tidak akan Memakainya

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memberikan komentarnya terkait peluncuran jersey terbaru yang akan dikenakan skuad Garuda dalam waktu dekat. Pelatih asal
Debut di Timnas Indonesia, Calon Penerus Jay Idzes Berusia 18 Tahun Ini Girang Dapat Kesempatan TC Bersama Garuda Muda

Debut di Timnas Indonesia, Calon Penerus Jay Idzes Berusia 18 Tahun Ini Girang Dapat Kesempatan TC Bersama Garuda Muda

Pemain muda Rafa Raditya Abdurahman tengah menikmati momen penting dalam perjalanan kariernya bersama Timnas Indonesia U-20. Bek berusia 18 tahun itu bersyukur.
Terpopuler Timnas Indonesia: PSSI Siapkan Naturalisasi Baru, 18 Pemain Dipastikan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Ole Romeny Buka Suara

Terpopuler Timnas Indonesia: PSSI Siapkan Naturalisasi Baru, 18 Pemain Dipastikan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Ole Romeny Buka Suara

3 berita Timnas Indonesia populer: PSSI siapkan pemain naturalisasi baru, John Herdman bakal coret 18 pemain, hingga Ole Romeny klarifikasi rumor patah kaki.
PSSI Resmi Konfirmasi Pemain Naturalisasi Baru Timnas Indonesia, hingga Media Italia Heran Lihat Rekor Laga Emil Audero

PSSI Resmi Konfirmasi Pemain Naturalisasi Baru Timnas Indonesia, hingga Media Italia Heran Lihat Rekor Laga Emil Audero

Sejumlah kabar menarik mewarnai perkembangan terbaru Timnas Indonesia dalam beberapa hari terakhir. Ini rangkuman 3 berita terpopuler yang paling banyak dibaca.
Selengkapnya

Viral