News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komisi X DPR Gelar Evaluasi Pelaksanaan PON XX di Papua

Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengevaluasi pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua yang telah berlangsung pada 2-15 Oktober 2021 lalu.
Jumat, 12 November 2021 - 00:44 WIB
Menpora Zainudin Amali menyampaikan pandangan saat rapat kerja dengan Komisi X DPR
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/nz

Jakarta - Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengevaluasi pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua yang telah berlangsung pada 2-15 Oktober 2021 lalu.

Dalam rapat kerja bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, Mustafa Kamal dari fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menilai bahwa terselenggaranya PON 2021 akan memberi citra positif Papua di mata dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PON XX Papua ini prestasi yang luar biasa dan juga bukan hanya menjadi kegembiraan nasional, prestasi olahraganya, perekonomian, politik luar negeri kita. Kita bisa mengabarkan kepada dunia melalui diplomasi olahraga yang sifatnya nasional sekalipun bahwa NKRI itu utuh,” katanya dikutip laman resmi Kemenpora, Kamis.

Pandangan berbeda disampaikan oleh Ferdiansyah dari NasDem. Ia justru menekankan agar provinsi tidak hanya berlomba-lomba ingin jadi tuan rumah PON, tetapi juga bersedia bertanggung jawab merawat infrastruktur yang telah dibangun.

“Yang paling penting bagi kita adalah penyelenggaraan tuan rumah di dalam setiap empat tahun sekali tersebut jangan dianggap sebagai ajang untuk pemerataan pembangunan saja. Karena sekarang trennya beberapa provinsi ingin jadi tuan rumah PON dengan harapan dan keinginan agar di bangun infrastruktur di provinsi tersebut,” katanya.

Sementara itu, Menpora memaparkan empat misi sukses PON, yakni penyelenggaraan, prestasi, ekonomi, administrasi, dan pengendalian COVID-19. Dia mengakui masih banyak kekurangan selama PON berlangsung, tapi tidak sampai menghambat jalannya pertandingan.

Ia juga melaporkan bahwa meski digelar dalam situasi pandemi, ajang empat tahunan itu juga dinilai sukses prestasi dengan terciptanya 90 rekor nasional maupun rekor PON.

PON ke-20 juga telah meningkatkan perekonomian masyarakat Papua dengan kehadiran 30 ribu orang ke Bumi Cenderawasih. Para pedagang, menurutnya, meraup keuntungan hingga empat kali lipat dari biasanya. Bahkan, banyak rumah warga yang disewakan karena akomodasi dan perhotelan yang terbatas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Bahkan menurut catatan dari Bank Indonesia wilayah Papua, kira-kira perputaran uangnya sebesar Rp2,5 triliun. Banyak UMKM bergairah dalam perputaran ekonomi selama PON,” ujarnya.

Menpora berharap panitia dan PB PON dapat memberikan laporan pertanggungjawaban yang sesuai sehingga tidak ditemukan masalah hukum di kemudian hari. (ant/ade)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT