News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gegara Pantun, Pakar Semiotika sebut Hasto Melangkahi Megawati

Pakar Semiotika ITB, Acep Iwan Saidi mengatakan seloroh pantun Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto sebut Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bagian Bacawapres Ganjar Pra
Sabtu, 1 Juli 2023 - 19:27 WIB
Gegara Pantun, Pakar Semiotika sebut Hasto Melangkahi Megawati
Sumber :
  • Istimewa

Bandung, tvOnenews.com - Pakar Semiotika ITB, Acep Iwan Saidi mengatakan, seloroh pantun Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto sebut Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil bagian Bacawapres Ganjar Pranowo Pada Pilpres 2024, justru merupakan komunikasi politik yang melangkahi Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

Menurut Acep dirinya melihat seloroh  Hasto menunjukkan dua sisi,  pertama  soal memang bagaimana Hasto berusaha membangun komunikasi yang cair saat itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tapi pada saat yang sama justru bagi saya menunjukan bahwa Kang Emil itu mungkin malah tidak bisa menjadi Cawapres pak Ganjar, wong Hasto ko yang mengatakan, bukan ibu Mega meksipun pak Hasto mengutip Ibu Mega," kata Acep Iwan Saidi kepada tvOnenews, Sabtu (1/7/2023).

Menurutnya, semestinya yang bicaranya paling tidak Ganjar atau ibu Mega itu sendiri .


Pakar Semiotika ITB, Acep Iwan Saidi.

"Nggak mungkin dong Ibu Mega mempersilahkan anak buahnya dalam hal ini untuk mendahului menyampaikan  informasi tersebut gak mungkin loh dalam bahasa Semiotika," ungkapnya.

Lebih lanjut, Acep melihatnya  komunikasi politik yang dibangun Sekjen PDIP itu sebagai cara untuk membangun suasana sebagai upaya mengapresiasi  Ridwan Kamil.

"Namun saya  berkeyakinan itu malah akan menjauhkan pa Emil untuk menjadi Cawapresnya Pak Ganjar, seolah olah kalimat itu akan menjadi penghalang Justru,"katanya.

Ia pun mengatakan, untuk Golkar sendiri seharusnya bisa membaca itu. Apakah ini juga memang merupakan suatu Cara PDIP, mengingat  Golkar salah satu partai yang memang maju mundur.

"Kemudian bagaimana meraihnya, tapi unik menjadi Cawapres Golkar harus membaca lebih jauh, tapi itu tadi yang mengatakan itu Hasto, jadi harus dibaca pesan di balik itu,"ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Acep menegaskan sekali lagi kalau dikatakan oleh anak buah itu seolah olah tidak ada keseriusan, mengingat urusan Cawapres ini bagian yang  sangat penting 

"Logikanya begini ko anak buahnya yang mengatakan hal itu kan ini persoalan yang sangat serius soal Cawapres. Dan saya kira itu bagian dari obrolan santai kalau saya liatnya."ungkapnya. (cep/aag)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT