News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Waduh, Sapi Tunggangannya Mengamuk Putra Bupati Sleman Jatuh Terpental

Putra Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo, Raudi Akmal, terjatuh dari sapi yang dinaiki, Minggu (07/11/2021). Peristiwa itu terjadi saat digelarnya kirab budaya
Senin, 8 November 2021 - 09:02 WIB
Tangkapan Layar Saat Raudi Akmal Jatuh Dari Sapi yang Dinaiki, (07/11/2021).
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetyo

Sleman, DIY - Putra Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo, Raudi Akmal, terjatuh dari sapi yang dinaiki, Minggu (07/11/2021). Peristiwa terjadi saat digelarnya kirab budaya Merti Desa di Kalurahan Bangunkerto, Turi, Sleman.

Kejadian jatuhnya Putra Bupati Sleman Raudi Akmal dari sapi sempat terekam kamera video warga dan menjadi viral di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Iya benar tadi siang (kejadiannya). Acara Merti Desa di Kalurahan Bangunkerto," kata Kapolsek Turi AKP Darban saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (07/11/2021).

Dijelaskan Darban, saat itu ada dua ekor sapi yang dinaiki dua orang, salah satunya Raudi Akmal. Sambil mengenakan busana adat layaknya raja kraton, mereka dikirab menuju kantor kalurahan.

Namun baru beberapa langkah berjalan, tiba-tiba sapi yang ditunggangi Raudi kaget dan mengamuk. Raudi yang juga Anggota DPRD Sleman itu langsung jatuh terpental, sementara sapinya kabur.

"Diduga sapinya stres karena mendengar musik dan banyak orang di sekitarnya. Apalagi sapi kan bukan hewan yang biasa ditunggangi," ucapnya.

Akibat peristiwa ini, lanjut Darban, Raudi mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RSUD Sleman. Raudi mendapat perawatan medis untuk melihat sejauh mana lukanya.

"Tadi luka lecet-lecet dan langsung dibawa ke rumah sakit," ujarnya.

Belajar dari peristiwa ini, Darban mengimbau masyarakat tidak menggunakan hewan seperti sapi saat mengadakan sebuah acara. Pasalnya hal itu bisa membahayakan keselamatan seseorang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Panitia acara jangan lagi melibatkan hewan seperti sapi saat menggelar acara, berbahaya," pungkasnya.

Sementara itu hingga berita ini ditulis belum ada pernyataan resmi dari keluarga Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo maupun DPRD Sleman. Belum ada informasi resmi juga terkait sejauh mana kondisi kesehatan Raudi Akmal. (Andri Prasetiyo/Buz).

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT